kawankitanews.web.id– Sepak bola kini menjadi strategi efektif yang digunakan Hadianto Rasyid untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Melalui kegiatan turnamen mini soccer di Kecamatan Nambo, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, ia menunjukkan bahwa olahraga mampu menjadi jembatan komunikasi antara pemimpin dan warga.
Dalam gelaran Mini Soccer Hadianto Rasyid Cup 2026, puluhan tim dari berbagai wilayah ambil bagian. Tingginya partisipasi tersebut mencerminkan antusiasme masyarakat sekaligus keberhasilan pendekatan yang dilakukan Hadianto melalui sepak bola.
Pengamat politik asal Palu, Yahdi Basma, menilai langkah tersebut bukan sekadar kegiatan olahraga biasa. Ia menyebut sepak bola telah menjadi medium sosial yang mampu memperkuat interaksi dan membangun rasa kebersamaan.
“Sepak bola bukan hanya hiburan, tetapi juga sarana membangun komunikasi yang setara. Dari lapangan, kedekatan antara pemimpin dan masyarakat tumbuh secara alami,” ujar Yahdi, Rabu (29/04/2026).
Hadianto tidak hanya hadir sebagai penyelenggara, tetapi juga terlibat langsung dalam aktivitas di lapangan. Ia berbaur dengan peserta dan warga, sehingga menciptakan suasana yang cair tanpa sekat formal.
Selain itu, keterlibatannya dalam dunia sepak bola juga mengarah pada dukungan terhadap pembenahan organisasi olahraga, termasuk di lingkungan PSSI tingkat daerah. Pengalaman tersebut memperkuat posisinya sebagai figur yang memahami dinamika olahraga sekaligus kebutuhan masyarakat.
Melalui pendekatan ini, Hadianto memanfaatkan sepak bola sebagai infrastruktur sosial. Ia mendorong partisipasi warga, membuka ruang interaksi, serta memberikan panggung bagi komunitas lokal untuk berkembang.
Turnamen di Nambo juga menjadi simbol bahwa pembangunan sosial tidak harus dimulai dari kota besar. Dari wilayah kecamatan, energi kolektif masyarakat justru dapat tumbuh dan memberikan dampak yang luas.
Ke depan, pendekatan berbasis olahraga ini dinilai mampu memperkuat pembinaan generasi muda serta mempererat hubungan antara pemimpin dan masyarakat. Sepak bola tidak lagi sekadar permainan, tetapi menjadi strategi nyata dalam membangun kedekatan dan kepercayaan publik.(Red)

