9 Agustus 2026

Kadindik Jatim Dorong Pendidikan Taruna yang Berintegritas, Disiplin, dan Berjiwa Kepemimpinan

Keterangan foto: Kadindik Jatim Aries Agung Paewai mendorong pendidikan taruna berintegritas dan berjiwa kepemimpinan.

kawankitanews.web.id  – Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur (Kadindik Jatim) Aries Agung Paewai mendorong pendidikan yang mampu membentuk generasi muda berintegritas, disiplin, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.

Ia menyampaikan hal tersebut saat menghadiri Sosialisasi Program Tahun Ajaran 2026/2027 bagi Orang Tua/Wali Taruna Kelas X (SN 12) SMAN Taruna Nala Jawa Timur di Aula Laksamana Nala, Kota Malang, Minggu (12/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi sekolah dan keluarga untuk membangun sinergi dalam mendampingi para taruna selama menjalani pendidikan selama tiga tahun ke depan.

Dalam sambutannya, Aries Agung Paewai menegaskan bahwa pendidikan tidak hanya berfokus pada peningkatan kemampuan akademik.

Menurutnya, sekolah harus membentuk karakter dan menyiapkan peserta didik agar mampu menghadapi berbagai tantangan kehidupan.

“Sesungguhnya pendidikan bukan hanya tentang membuat anak menjadi pintar. Pendidikan adalah proses membentuk karakter, membangun integritas, menumbuhkan disiplin, melatih kepemimpinan, dan menyiapkan mereka menghadapi kehidupan,” ujar Aries.

Ia menjelaskan, SMAN Taruna Nala Jawa Timur mengintegrasikan pendidikan akademik dengan pembinaan karakter, kepemimpinan, nasionalisme, dan kedisiplinan. Para taruna tidak hanya belajar di dalam kelas, tetapi juga mengikuti berbagai kegiatan pembinaan yang melatih kemandirian dan tanggung jawab.

Para taruna juga belajar mengatur waktu, menaati aturan, hidup bersama dengan teman dari berbagai daerah, serta memahami tanggung jawab atas setiap keputusan yang mereka ambil.

Menurut Aries, pengalaman tersebut dapat menjadi bekal penting ketika mereka melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, sekolah kedinasan, TNI, Polri, maupun memasuki dunia profesional.

Aries mengakui bahwa kehidupan sebagai taruna tidak selalu mudah. Para taruna akan menghadapi jadwal yang padat, latihan kedisiplinan,

“pembinaan fisik, pembelajaran akademik yang menantang, serta pembinaan karakter yang berlangsung secara berkelanjutan.

“Semua itu bukan untuk menyulitkan anak-anak kita. Semua itu adalah proses menempa mereka menjadi pribadi yang tangguh.

Sebagaimana besi yang kuat lahir dari tempaan api, demikian pula seorang pemimpin lahir dari proses yang tidak mudah,” ungkapnya.

Meski menekankan kedisiplinan, Aries meminta sekolah tetap mengedepankan pendekatan humanis dalam proses pendidikan. Ia menilai ketegasan dan kepedulian harus berjalan secara seimbang agar para taruna dapat tumbuh menjadi pribadi yang berprestasi sekaligus bahagia.

“Disiplin harus berjalan berdampingan dengan kasih sayang. Ketegasan harus selalu diiringi dengan kepedulian,” tegas Aries.

Selain membangun karakter taruna melalui pendidikan di sekolah, Aries juga mengajak orang tua memberikan dukungan selama anak-anak mereka menjalani kehidupan berasrama.

Ia menilai keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam keberhasilan pendidikan.

“Sekolah yang hebat tidak akan berhasil tanpa dukungan keluarga yang hebat. Karena pendidikan sesungguhnya mempunyai tiga pilar, yaitu sekolah, orang tua, dan anak itu sendiri,” jelasnya.

Aries mendorong orang tua membangun komunikasi dan kolaborasi dengan pihak sekolah.

Menurutnya, hubungan yang baik antara keluarga dan sekolah dapat membantu proses pembinaan berjalan lebih optimal serta memastikan perkembangan akademik dan karakter taruna mendapat perhatian secara seimbang.

“Anak-anak kita adalah titipan Tuhan. Tugas orang tua membesarkan mereka dengan kasih sayang.

Tugas sekolah membentuk mereka melalui pendidikan. Dan tugas kita bersama adalah memastikan mereka kelak menjadi manusia yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan negara,” ujarnya.

Melalui program pendidikan di SMAN Taruna Nala Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap dapat mencetak generasi muda yang memiliki kemampuan akademik sekaligus karakter kuat.

Para taruna diharapkan mampu tumbuh sebagai pribadi yang berintegritas, disiplin, mandiri, memiliki jiwa kepemimpinan, serta memiliki semangat nasionalisme.

Aries juga berharap para orang tua terus memberikan dukungan moral kepada anak-anak mereka selama menjalani proses pendidikan. Ia meminta seluruh pihak menjadikan masa pendidikan selama tiga tahun sebagai proses pembentukan karakter yang bermakna.

Menutup sambutannya, Aries Agung Paewai menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh taruna baru dan keluarga besar SMAN Taruna Nala Jawa Timur. Ia berharap para taruna dapat memanfaatkan masa pendidikan dengan sebaik-baiknya untuk mempersiapkan masa depan.

“Selamat bergabung menjadi keluarga besar SMAN Taruna Nala Jawa Timur. Mari kita jadikan tiga tahun ke depan sebagai perjalanan yang penuh makna untuk mengantarkan putra-putri terbaik kita meraih masa depan yang gemilang,” pungkasnya.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *