9 Agustus 2026

Tujuh Talenta Vokasi Jawa Timur Siap Tampil di WorldSkills Competition Shanghai 2026

Keterangan foto: Tujuh talenta vokasi Jawa Timur siap mewakili Indonesia pada WorldSkills Competition Shanghai 2026.

kawankitanews.web.id 
– Tujuh talenta vokasi asal Jawa Timur siap mewakili Indonesia dalam ajang WorldSkills Competition (WSC) Shanghai 2026, kompetisi keterampilan vokasi bergengsi tingkat dunia yang akan berlangsung pada 22–27 September 2026 di National Exhibition and Convention Center (NECC), Shanghai, China.

Keikutsertaan tujuh peserta tersebut menjadikan Jawa Timur sebagai penyumbang kontingen terbanyak dari total 21 wakil Indonesia yang akan bersaing dengan lebih dari 1.400 peserta dari lebih 70 negara pada 64 bidang kompetensi.

Ketujuh talenta tersebut terdiri atas Reno Surya Permana dan Rouf Aufa Rifqi, alumni SMKN 1 Jenangan, yang akan bertanding pada bidang Mechatronics. Edsel Parama Mustapa, alumni SMKS PGRI 3 Malang, akan berkompetisi pada bidang Software Applications Development.

Selanjutnya, Pandu Dewangga Reanata dari SMKN 1 Singosari akan tampil pada bidang Industrial Control. Muhammad Henry Akmal Muzakki, alumni SMKS Antartika 2 Sidoarjo, akan berlaga di bidang Robot Systems Integration.

Dewangga Pratama Putra dari SMKS Krian 2 Sidoarjo akan mengikuti kompetisi Autobody Repair, sedangkan Tegar Eka Fitrianto, alumni SMKS Muhammadiyah 1 Kepanjen, akan bersaing pada bidang Heavy Vehicle Technology.

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengapresiasi capaian para peserta yang berhasil lolos menjadi bagian dari kontingen Indonesia pada kompetisi internasional tersebut.

Aries mengajak seluruh peserta untuk menampilkan kemampuan terbaik serta menjaga semangat juang selama mengikuti kompetisi.

Ia berharap para talenta vokasi mampu mengharumkan nama Indonesia sekaligus membawa prestasi bagi Jawa Timur di tingkat dunia.

Menurut Aries, WorldSkills Competition merupakan ajang yang mempertemukan peserta terbaik dari berbagai negara sehingga menjadi tolok ukur kualitas pendidikan vokasi.

Kompetisi tersebut juga mencerminkan keberhasilan kolaborasi antara satuan pendidikan dengan dunia usaha dan dunia industri (DUDI) dalam mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing secara global.

Ia menjelaskan bahwa seluruh peserta Indonesia telah mengikuti Training Center (TC) bersama mitra industri sebagai bagian dari persiapan menghadapi WorldSkills Competition Shanghai 2026.

Program pelatihan dimulai sejak April 2026 di China dan akan dilanjutkan dengan sesi sparing di Korea Selatan pada Juli 2026 sesuai kebutuhan masing-masing bidang kompetensi.

Aries menambahkan bahwa peserta WorldSkills berasal dari dua jalur seleksi, yakni melalui Lomba Kompetensi Siswa (LKS) yang dilaksanakan secara berjenjang hingga tingkat nasional, serta melalui ajang InaSkills yang diselenggarakan Kementerian Ketenagakerjaan bersama dunia industri.

Sebagian peserta Indonesia juga telah memiliki pengalaman mengikuti WorldSkills ASEAN, bahkan beberapa di antaranya berhasil meraih medali emas. Pengalaman tersebut diharapkan menjadi bekal penting dalam menghadapi persaingan yang lebih ketat di tingkat dunia.

Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur optimistis ketujuh talenta vokasi tersebut mampu menunjukkan kompetensi terbaiknya di Shanghai.

Keikutsertaan mereka tidak hanya membawa nama baik daerah, tetapi juga menjadi bukti bahwa pendidikan vokasi di Jawa Timur terus berkembang melalui penguatan kurikulum, peningkatan kualitas pembelajaran, serta kolaborasi yang erat dengan dunia industri.

Melalui ajang WorldSkills Competition 2026, Jawa Timur berharap mampu mencetak prestasi internasional sekaligus memperkuat posisi pendidikan vokasi Indonesia sebagai penghasil sumber daya manusia yang unggul, inovatif, dan berdaya saing global.(Fajar)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *