8 Agustus 2026

Mogers Usulkan 12 Juli Diperingati sebagai Hari Gombloh di Surabaya

Menulis Keterangan foto: Komunitas Mogers saat menyampaikan usulan penetapan 12 Juli sebagai Hari Gombloh dalam audiensi bersama Pemkot Surabaya.

kawankitanews.web.id – Komunitas Memories of Gombloh (Mogers) mengusulkan kepada Pemerintah Kota Surabaya agar setiap tanggal 12 Juli, yang merupakan hari kelahiran musisi legendaris Gombloh, diperingati sebagai Hari Gombloh di Kota Pahlawan.

Usulan tersebut disampaikan dalam audiensi bersama Dinas Kebudayaan, Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disbudporapar) Kota Surabaya, Rabu (15/7/2026).

Selain mengusulkan Hari Gombloh, Mogers juga menyampaikan aspirasi agar nama Gombloh diabadikan sebagai nama gedung di kawasan Balai Pemuda

serta menjadi nama salah satu ruas jalan di Surabaya sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan kontribusinya bagi dunia musik Indonesia.

Audiensi dipimpin Ketua Bidang Kebudayaan Disbudporapar Surabaya, Edo R. Nurchakim, dan dihadiri Tim Ahli Cagar Budaya (TACB) Kota Surabaya Prof. Purnawan Basundoro.

Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya Heti Palestina Yunani, serta perwakilan sejumlah organisasi perangkat daerah. Dari pihak Mogers hadir Esthi Susanti Hudiono,

“Affandy Willy Yusuf, Guruh Dimas Nugraha, Dewi Indayani, Budi Haryoso, Sugeng Ribowo, dan Untung Sugianto.

Perwakilan Mogers, Esthi Susanti Hudiono, mengatakan usulan tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap sosok Gombloh yang telah melahirkan karya-karya musik dengan pesan kebangsaan, kepedulian sosial, dan kecintaan terhadap lingkungan.

“Lagu-lagu Gombloh tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga membangun semangat nasionalisme dan kepedulian sosial.

Kami berharap Pemerintah Kota Surabaya memberikan penghormatan yang layak kepada beliau melalui Hari Gombloh,” ujar Esthi.

Affandy Willy Yusuf menambahkan Gombloh telah menerima berbagai penghargaan bergengsi, termasuk Bintang Budaya Parama Dharma yang dianugerahkan Presiden Prabowo Subianto pada 2026.

Menurutnya, penghargaan tersebut memperkuat alasan agar Surabaya turut memberikan penghormatan resmi kepada putra daerah yang telah mengharumkan nama Indonesia.

Menanggapi usulan tersebut, Ketua Dewan Kebudayaan Surabaya, Heti Palestina Yunani, menyatakan dukungan terhadap gagasan menjadikan 12 Juli sebagai Hari Gombloh di tingkat Kota Surabaya.

Namun, ia menegaskan seluruh proses harus mengikuti mekanisme yang berlaku dan melibatkan berbagai pihak agar menghasilkan keputusan yang diterima masyarakat.

Tim Ahli Cagar Budaya Kota Surabaya, Prof. Purnawan Basundoro, juga mengapresiasi usulan Mogers.

Menurutnya, Gombloh merupakan tokoh budaya yang memiliki kontribusi besar bagi perkembangan musik nasional sehingga layak mendapatkan penghormatan.

Sementara itu, Disbudporapar Surabaya menyatakan siap menampung aspirasi tersebut dan melakukan pembahasan lebih lanjut.

Pemerintah Kota Surabaya juga mendukung pelaksanaan peringatan Hari Gombloh sebagai agenda kebudayaan di tingkat kota, sedangkan usulan penetapan sebagai hari peringatan nasional memerlukan proses dan persetujuan pemerintah pusat.

Selain membahas Hari Gombloh, audiensi juga menghasilkan kesepakatan untuk mengkaji usulan pemberian nama Gombloh pada salah satu gedung di kawasan Balai Pemuda dan pada ruas jalan yang memiliki keterkaitan historis dengan perjalanan karier sang musisi.

Perwakilan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispusip) Kota Surabaya, Dwi Mustikasari, turut menyatakan komitmennya mengarsipkan berbagai dokumen dan karya Gombloh ke dalam program Memori Kolektif Bangsa sebagai upaya menjaga warisan budaya Indonesia.

Ketua Bidang Kebudayaan Disbudporapar Surabaya, Edo R. Nurchakim, berharap seluruh usulan yang disampaikan Mogers dilengkapi dengan kajian akademis sehingga dapat menjadi dasar dalam proses pengambilan kebijakan oleh Pemerintah Kota Surabaya.

Melalui usulan tersebut, Mogers berharap nama dan karya Gombloh terus dikenang oleh generasi muda serta menjadi bagian penting dari identitas budaya Kota Surabaya dan Indonesia.(Geng)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *