kawankitanews.web.id– Pemerintah Provinsi Jawa Tengah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dengan menggelar Apel Kesiapsiagaan Pengendalian Karhutla Tahun 2026 di Bumi Perkemahan Indraprasta, Desa Candisari, Kecamatan Ampel, Kabupaten Boyolali, Rabu (24/6/2026).
Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, menghadiri apel tersebut sebagai bentuk dukungan TNI Angkatan Darat terhadap upaya pencegahan karhutla melalui sinergi bersama pemerintah daerah, Polri, instansi terkait, relawan, dan masyarakat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Tengah, Heru Djatmika, S.Hut., M.S.E., memimpin apel yang mengusung tema “Satu Komitmen, Satu Aksi Nyata, Wujudkan Jawa Tengah Bebas Karhutla.
” Tema tersebut menegaskan tekad seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat koordinasi dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.
Dalam amanatnya, Heru Djatmika menjelaskan bahwa Jawa Tengah memiliki kawasan hutan seluas lebih dari 1,3 juta hektare yang berperan penting sebagai penyangga ekosistem, sumber ekonomi masyarakat, serta penopang keberlanjutan lingkungan.
Karena itu, seluruh pihak harus menjaga kawasan hutan dari ancaman kebakaran.
Ia juga mengingatkan bahwa peristiwa karhutla saat fenomena El-Nino pada 2023 harus menjadi pelajaran berharga.
Berdasarkan prediksi, tahun 2026 menjadi awal siklus El-Nino yang diperkirakan mencapai puncaknya pada 2027 sehingga kesiapsiagaan perlu ditingkatkan sejak sekarang.
Menurut Heru, upaya pencegahan harus dilakukan secara konsisten melalui pemantauan titik panas (hotspot), patroli rutin di wilayah rawan,
“edukasi kepada masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar, serta memastikan kesiapan personel dan peralatan pemadaman.
Ia juga mengajak seluruh elemen, mulai dari pemerintah, TNI, Polri, dunia usaha, relawan hingga masyarakat, untuk terus memperkuat kolaborasi.
Sinergi lintas sektor dinilai menjadi faktor utama dalam menekan risiko kebakaran hutan dan lahan di Jawa Tengah.
Kehadiran Dandim 0724/Boyolali Letkol Inf Gunawan Nurbathin menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung langkah-langkah pencegahan karhutla.
Melalui koordinasi yang kuat bersama seluruh instansi terkait, TNI siap membantu menjaga kelestarian lingkungan sekaligus melindungi masyarakat dari dampak kebakaran hutan dan lahan.
Apel kesiapsiagaan tersebut menjadi momentum memperkuat komitmen bersama untuk membangun sistem pencegahan yang lebih efektif,
sehingga Jawa Tengah dapat menghadapi musim kemarau dengan kesiapan yang optimal dan mewujudkan wilayah yang aman serta bebas dari kebakaran hutan dan lahan.(Red)

