kawankitanews.web.id – Dai nasional Ustaz Dr. (H.C.) M. Subki Al-Bughury mengajak seluruh jamaah menjadikan peringatan Milad ke-49 Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar sebagai momentum muhasabah atau introspeksi diri.
Ajakan tersebut disampaikan dalam rangkaian Tabligh Akbar, Dzikir, dan Doa Bersama yang digelar di Panggung Imam Syafii Sport Centre Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo, Ahad (2/8/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Menjaga Tradisi, Terus Berinovasi” itu dihadiri ribuan jamaah yang terdiri atas santri, guru, karyawan, wali santri, alumni, serta masyarakat dari berbagai daerah. Suasana berlangsung khidmat sejak awal hingga akhir acara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Pendiri dan Ketua Yayasan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Indonesia Umi Dra. Hj. Rosmaini, M.S., M.Pd.I., Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia Ust. H. M. Hafizh El Yusufi, M.M., Wakil Direktur Pendidikan Ust. H. Abdul Muhaimin El Yusufi, B.Sy.E., M.E., Pimpinan Pondok Pesantren Diniyyah Al-Azhar Bungo K.H. Zulfadhli El Yusufi, Lc., M.Pd.,
,” serta Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum, dan Kemasyarakatan Pemerintah Kabupaten Bungo Drs. Khaidir Yusuf yang mewakili Bupati Bungo.
Dalam tausiyahnya, Ustaz Subki Al-Bughury menegaskan bahwa peringatan hari jadi sebuah lembaga pendidikan tidak boleh berhenti sebagai acara seremonial.
Menurutnya, milad harus menjadi kesempatan bagi seluruh keluarga besar lembaga untuk mengevaluasi diri, memperkuat keimanan, serta memperbarui komitmen dalam menjalankan amanah pendidikan.
Ia mengajak seluruh jamaah agar terus meningkatkan ketakwaan kepada Allah SWT melalui kesungguhan menuntut ilmu, memperbanyak dzikir dan doa,
serta menjaga ukhuwah Islamiyah sebagai fondasi membangun generasi yang berakhlakul karimah.
Ustaz Subki juga menekankan bahwa keberhasilan sebuah lembaga pendidikan tidak hanya diukur dari megahnya bangunan atau banyaknya jumlah peserta didik.
Menurutnya, ukuran keberhasilan yang sesungguhnya terletak pada kemampuan lembaga tersebut dalam melahirkan generasi yang bermanfaat bagi agama, bangsa, dan masyarakat.
Pesan tersebut mendapat sambutan hangat dari ribuan jamaah yang mengikuti tabligh akbar dengan penuh perhatian. Mereka kemudian bersama-sama mengikuti rangkaian dzikir dan doa yang dipimpin dalam suasana penuh kekhusyukan.
Sementara itu, dalam sambutan Direktur Pendidikan Diniyyah Al-Azhar Indonesia yang dibacakan oleh K.H. Zulfadhli El Yusufi, keluarga besar Diniyyah Al-Azhar diajak mensyukuri perjalanan lembaga yang telah berdiri sejak 5 Agustus 1977.
Selama hampir 49 tahun, Diniyyah Al-Azhar terus berkembang menjadi salah satu lembaga pendidikan Islam yang dipercaya masyarakat dan memiliki sejumlah cabang di Provinsi Jambi hingga Pekanbaru.
Ia menegaskan bahwa seluruh pencapaian tersebut merupakan amanah yang harus dijaga dengan meningkatkan kualitas pendidikan, memperkuat akhlak, serta terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan perkembangan zaman.
Melalui peringatan Milad ke-49 ini, Diniyyah Al-Azhar kembali meneguhkan komitmennya untuk menjaga tradisi keilmuan Islam sekaligus terus berinovasi dalam mencetak generasi Rabbani yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan masa depan.(Kontributor Rochman)

