UMKM FES 2026 Siap Digelar, Jember Mantapkan Diri sebagai Pusat Kopi dan Tembakau

Panitia UMKM FES 2026 saat konferensi pers di Jember, memaparkan kesiapan acara yang telah mencapai 80 persen.
Panitia UMKM FES 2026 saat konferensi pers di Jember, memaparkan kesiapan acara yang telah mencapai 80 persen.

kawankitanews.web.id – Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Jawa Timur memantapkan persiapan pelaksanaan UMKM FES 2026 yang akan digelar di Kabupaten Jember sebagai langkah strategis memperkuat posisi daerah tersebut sebagai pusat kopi dan tembakau nasional.

Panitia pelaksana mengumumkan bahwa persiapan kegiatan telah mencapai 80 persen. Hal ini menunjukkan kesiapan serius dalam menghadirkan event yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga berdampak langsung bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Koordinator MAKI Jawa Timur, Heru Satriyo, menegaskan bahwa UMKM FES 2026 menjadi momentum penting untuk memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.

“Persiapan sudah mencapai 80 persen. Kami memastikan kegiatan ini berjalan transparan, terukur, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Heru.

UMKM FES 2026 mengusung tema “Jatim Specialty Kopi, Tembakau dan UMKM FES 2026”, yang menampilkan kekuatan komoditas unggulan Jawa Timur, khususnya kopi dan tembakau yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi petani di wilayah tersebut.

Ketua panitia, Hudan, menyampaikan bahwa pihaknya menyiapkan tidak hanya pameran produk, tetapi juga ruang interaksi dan pengembangan kapasitas bagi pelaku UMKM.

“Kami menyiapkan ekosistem yang mendukung UMKM agar bisa tumbuh, berkembang, dan naik kelas,” kata Hudan.

Sementara itu, konseptor acara Mas Dana merancang UMKM FES 2026 sebagai ruang kolaborasi lintas sektor. Ia menekankan bahwa setiap rangkaian kegiatan disusun untuk memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan.

“Kami merancang kegiatan ini agar tidak hanya ramai, tetapi juga memiliki nilai dan dampak nyata bagi ekonomi daerah,” ujarnya.

Jember kembali dipercaya sebagai tuan rumah UMKM FES untuk ketiga kalinya. Hal ini memperkuat posisi daerah tersebut sebagai salah satu sentra utama kopi, tembakau, dan cerutu di Jawa Timur.

Dalam kesempatan yang sama, panitia juga mengungkapkan rencana penguatan branding “Surga Kopi Indonesia” yang tengah dikomunikasikan dengan pemerintah daerah untuk mengangkat citra Jember ke tingkat nasional hingga global.

Dukungan terhadap kegiatan ini juga datang dari 12 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Jawa Timur serta sejumlah instansi dan pemerintah daerah lainnya, termasuk Nganjuk dan Buleleng.

Kolaborasi lintas sektor ini diharapkan mampu menjadikan UMKM FES 2026 sebagai katalis pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus memperluas pasar produk unggulan lokal.

Dengan konsep kolaboratif dan berbasis pemberdayaan, UMKM FES 2026 menegaskan bahwa ekonomi rakyat memiliki peluang besar untuk berkembang jika didukung dengan sinergi, visi, dan komitmen bersama.(Nins)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *