8 Agustus 2026

Pimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai, Guntur Syahputra Tekankan Kader Bebas Narkoba

Keterangan Foto: Guntur Syahputra menegaskan komitmen membangun kader Pemuda Pancasila Medan Denai yang solid dan bebas narkoba.

kawankitanews.web.id– Ketua Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila Kecamatan Medan Denai, Guntur Syahputra, menegaskan komitmennya untuk membangun organisasi yang solid, humanis, dan bebas dari penyalahgunaan narkoba.

Guntur kembali mendapat kepercayaan memimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai untuk periode 2026–2029 melalui Musyawarah Rapat Pemilihan Pengurus (RPP) yang berlangsung di Wisma Menteng Indah, Medan.

Dalam kepemimpinannya, Guntur berkomitmen memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong kader agar aktif memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Ia juga menekankan pentingnya menjaga integritas kader dan menjauhkan organisasi dari penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

Guntur menyampaikan komitmen tersebut setelah menerima amanah kembali untuk memimpin PAC Pemuda Pancasila Medan Denai. Ia mengajak seluruh kader menjaga kekompakan dan menjalankan instruksi organisasi dengan penuh tanggung jawab.

“Amanah ini adalah tanggung jawab besar. Kita siap menjalankan instruksi organisasi untuk mencetak kader-kader Pemuda Pancasila yang berintegritas, mandiri, bebas dari narkoba, dan siap menjadi garda terdepan dalam membantu masyarakat Medan Denai,” ungkap Guntur.

Menurut Guntur, kader Pemuda Pancasila harus mampu menunjukkan keberadaan organisasi melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Karena itu, ia akan mendorong jajaran pengurus untuk memperkuat kegiatan sosial dan membangun sinergi dengan pemerintah serta berbagai unsur masyarakat.

Sementara itu, Wakil Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kota Medan, Johan Siregar, meminta pengurus PAC Pemuda Pancasila Medan Denai memperkuat persatuan dan konsolidasi organisasi hingga tingkat ranting dan anak ranting.

Johan juga mengingatkan seluruh kader agar menjauhi narkoba. Ia menegaskan organisasi tidak memberikan ruang bagi kader yang terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika.

“Jika ada kader maupun anggota Pemuda Pancasila yang terlibat narkoba, baik sebagai pengguna, pengedar, apalagi bandar, silakan keluar dari organisasi!” tegas Johan.

Johan mendorong kader Pemuda Pancasila meningkatkan kualitas diri dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia meminta kader menunjukkan sikap santun dan berpendidikan untuk mengubah stigma negatif yang masih melekat pada organisasi.

“Pemuda Pancasila saat ini merupakan ormas. Kalaupun masih ada stigma identik dengan preman, jadilah preman intelektual yang berpendidikan dan bermanfaat untuk masyarakat, bukan jagoan kampung, serta jangan pernah menjadi momok menakutkan di tengah-tengah masyarakat,” ujarnya.

RPP tersebut juga mendapat dukungan dari unsur Muspika, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan kader Pemuda Pancasila se-Kecamatan Medan Denai. Dukungan itu memperkuat sinergi organisasi dengan pemerintah dan kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban sekaligus mendukung pembangunan di wilayah Medan Denai.

Guntur menegaskan akan membawa PAC Pemuda Pancasila Medan Denai menjadi organisasi yang lebih humanis dan dekat dengan masyarakat. Ia juga akan memperkuat sinergi dengan Muspika serta mendorong kader terlibat dalam berbagai kegiatan sosial.

Dengan kepemimpinan periode 2026–2029, Guntur berharap seluruh kader dapat menjaga soliditas organisasi, meningkatkan integritas, dan menjauhi narkoba. Ia menilai kader yang bersih dari narkoba akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Pemuda Pancasila sebagai organisasi yang hadir untuk memberikan manfaat dan kontribusi nyata.(Kontributor Rizky)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *