9 Agustus 2026

Pesona Wastra 2026 Jadi Etalase UMKM Sidoarjo

Foto: Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, membuka Pesona Wastra Sidoarjo 2026 dan meninjau stan UMKM di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.

kawankitanews.web.id  – Dekranasda Kabupaten Sidoarjo menjadikan ajang Pesona Wastra Sidoarjo Tahun 2026 sebagai etalase bagi produk-produk unggulan UMKM dan industri kerajinan lokal.

Kegiatan yang digelar di Pendopo Kabupaten Sidoarjo pada 26–27 Juni 2026 itu menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-46 Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas).

Ketua Dekranasda Kabupaten Sidoarjo, dr. Hj. Sriatun Subandi, membuka langsung kegiatan tersebut.

Ia menegaskan bahwa Pesona Wastra tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi ruang promosi bagi para perajin dan pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk unggulan mereka kepada masyarakat.

Menurut Sriatun, selama lebih dari empat dekade Dekranas berperan aktif membina, mengembangkan, dan mempromosikan kerajinan Indonesia yang memiliki nilai budaya sekaligus bernilai ekonomi.

Karena itu, Dekranasda Sidoarjo terus mendorong pelaku usaha agar mampu meningkatkan kualitas produk sehingga memiliki daya saing di pasar yang lebih luas.

“Melalui kegiatan ini, kami berkomitmen mendampingi dan memfasilitasi pelaku IKM serta UMKM agar produknya semakin berkualitas dan mampu menembus pasar regional, nasional, hingga internasional,” ujarnya.

Ia menjelaskan, tema Pesona Wastra dipilih untuk mengangkat kekayaan batik dan bordir khas Sidoarjo sebagai warisan budaya yang sarat nilai sejarah, filosofi, dan identitas daerah.

Menurutnya, wastra tidak hanya menjadi produk fesyen, tetapi juga mencerminkan kreativitas masyarakat yang patut dilestarikan.

Selama dua hari pelaksanaan, Dekranasda menghadirkan berbagai kegiatan yang melibatkan masyarakat dari berbagai kalangan.

Di antaranya lomba mewarnai bertema Sidoarjo Kreatif, lomba Cilik Berkain Nusantara, serta lomba Busana Putri Jenggolo yang diikuti para istri kepala desa sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya lokal.

Pesona Wastra 2026 juga menghadirkan stan-stan pameran yang menampilkan beragam produk unggulan UMKM, mulai dari batik, bordir, aksesori, kerajinan tangan, hingga produk kreatif khas Sidoarjo.

Pameran tersebut memberi kesempatan kepada pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus memperkenalkan kualitas produk mereka kepada masyarakat dan tamu undangan.

Kegiatan ini turut melibatkan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, direktur BUMD, BLUD, serta instansi vertikal dalam agenda Pesona Budaya Kecamatan dan Parade Wastra Pinilih.

Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung pertumbuhan UMKM berbasis budaya.

Sriatun menilai kemajuan UMKM tidak dapat dicapai oleh satu pihak saja. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk membangun sinergi melalui kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, komunitas, akademisi, media, dan masyarakat agar produk lokal Sidoarjo semakin dikenal dan dicintai.

Usai membuka acara, Sriatun bersama jajaran pengurus Dekranasda dan Ketua Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Sidoarjo meninjau pelaksanaan lomba serta mengunjungi stan pameran UMKM.

Melalui Pesona Wastra 2026, Dekranasda berharap produk-produk unggulan Sidoarjo semakin berkembang, mampu menciptakan peluang usaha baru, dan menjadi kebanggaan daerah di tingkat nasional maupun internasional.(Hil)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *