kawankitanews.web.id – Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Al Washliyah (PC Himmah) Kota Medan memberikan apresiasi kepada Polrestabes Medan atas keberhasilan mengungkap kasus dugaan peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) Phantom KTV, Jalan H. Adam Malik, Medan.
Ketua PC Himmah Kota Medan, Samhurad, menilai pengungkapan kasus tersebut menjadi bukti nyata keseriusan aparat kepolisian dalam memberantas peredaran narkotika di Kota Medan. Ia menyebut Polrestabes Medan bergerak cepat menindaklanjuti laporan dan informasi dari masyarakat hingga berhasil mengamankan pelaku di lapangan.
PC Himmah Medan menyampaikan bahwa langkah tegas kepolisian tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan komitmen dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkoba. Organisasi mahasiswa itu juga mendorong agar aparat terus mengembangkan penyelidikan untuk membongkar jaringan yang lebih luas.
“Kami menilai pengungkapan di Phantom KTV ini membuktikan keseriusan Polrestabes Medan dalam memberantas narkoba. Kami mendukung penuh langkah tegas kepolisian,” ujar Samhurad, Selasa (26/5/2026).
Sebelumnya, Satresnarkoba Polrestabes Medan menggerebek Phantom KTV pada Sabtu (23/4) dini hari setelah menerima laporan masyarakat terkait dugaan peredaran narkoba di lokasi tersebut. Dalam operasi itu, petugas mengamankan seorang pria berinisial IR (21) yang diduga terlibat dalam peredaran pil ekstasi di tempat hiburan malam tersebut.
Polisi kemudian menyita delapan butir pil ekstasi dari tangan tersangka IR. Dari hasil pemeriksaan awal, narkotika tersebut diduga berasal dari pihak lain yang kini masih dalam pengejaran aparat kepolisian.
Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, menjelaskan bahwa pihaknya langsung melakukan pengembangan setelah menangkap tersangka pertama. Hasilnya, polisi kemudian menangkap tersangka lain berinisial MF (22) yang diduga berperan sebagai pemasok.
Petugas menangkap MF di sebuah rumah kos di kawasan Medan Barat dan menyita 10 butir pil ekstasi serta uang tunai yang diduga hasil transaksi narkoba. Polisi juga mengungkap bahwa para pelaku menggunakan media sosial untuk menjalankan komunikasi transaksi agar tidak mudah terdeteksi.
PC Himmah Medan menegaskan akan terus mendukung langkah Polrestabes Medan dalam memberantas narkoba di wilayah tersebut. Mereka juga mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi kepada aparat jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
“Ini adalah pekerjaan bersama. Kami berharap pengungkapan seperti ini terus dilakukan agar Kota Medan bersih dari narkoba,” tutup Samhurad.(Rizky)

