kawankitanews.web.id – Kebijakan pengaktifan kembali Haruna Leko sebagai Kepala Desa Waigai, Kecamatan Sulabesi Selatan, Kepulauan Sula, memicu reaksi dari sejumlah warga dan pendukung Bupati Kepulauan Sula, Fifian Adeningsi Mus.
Warga menilai keputusan tersebut menimbulkan perubahan dalam struktur pemerintahan desa setelah Haruna Leko kembali menjabat sebagai kepala desa dan melakukan penataan perangkat desa di wilayah tersebut.
Sejumlah pendukung Bupati FAM mengaku kecewa karena menilai kebijakan tersebut berdampak pada posisi mereka dalam perangkat desa yang kemudian mengalami pergantian setelah kades diaktifkan kembali.
Salah satu warga menyampaikan bahwa pergantian perangkat desa terjadi tidak lama setelah Haruna Leko kembali menjalankan tugas sebagai kepala desa.
“Kami merasa kecewa karena banyak perubahan terjadi setelah kades diaktifkan kembali,” ujar salah satu warga, Minggu (17/5/2026).
Warga lainnya juga menilai situasi tersebut menimbulkan ketegangan di lingkungan desa karena adanya perbedaan pandangan terkait kebijakan yang diambil.
Mereka berharap pemerintah daerah dapat segera memberikan penjelasan agar tidak terjadi kesalahpahaman yang berkepanjangan di tengah masyarakat Desa Waigai.
Hingga berita ini diturunkan, pihak pemerintah daerah Kepulauan Sula belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang terjadi di Desa Waigai tersebut.(Red)

