kawankitanews.web.id – Kondisi infrastruktur di sejumlah wilayah Kabupaten Lampung Timur menjadi sorotan setelah warga di Kecamatan Purbolinggo mengeluhkan belum tersedianya jembatan penyeberangan di Kali Pasir Way Bungur.
Masyarakat menilai pembangunan jembatan tersebut sangat mendesak untuk menunjang aktivitas dan keselamatan warga.
Selama ini, warga masih menggunakan perahu sederhana untuk menyeberangi sungai.
Fasilitas penyeberangan itu dikelola secara swadaya oleh warga setempat tanpa dukungan sarana keselamatan yang memadai.
Saat debit air meningkat pada musim penghujan, arus Way Bungur menjadi deras dan membahayakan pengguna penyeberangan.
Kondisi itu membuat warga khawatir akan risiko kecelakaan yang dapat mengancam keselamatan jiwa.
Penulis dan pemerhati sosial, Jacob Ereste, menyebut kebutuhan pembangunan jembatan di kawasan tersebut tidak bisa lagi ditunda karena menyangkut kepentingan masyarakat luas.
“Jembatan penyeberangan ini sangat penting untuk mendukung aktivitas warga dan memberi rasa aman bagi masyarakat, terutama anak-anak sekolah,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (8/5/2026).
Ia menjelaskan, keberadaan jembatan akan mempermudah mobilitas warga dalam bekerja, berdagang, hingga mengakses layanan pendidikan dan kesehatan.
Saat ini, warga harus menghadapi risiko tinggi setiap kali menyeberang sungai menggunakan perahu kecil.
Selain persoalan jembatan, warga juga menyoroti buruknya kondisi jalan penghubung di wilayah tersebut.
Banyak ruas jalan belum mendapat pengerasan aspal maupun cor beton sehingga sulit dilalui, terutama saat hujan turun.
Kondisi jalan yang rusak membuat distribusi hasil pertanian dari kebun menuju pasar menjadi terhambat.
Warga juga mengalami kesulitan mendapatkan pasokan kebutuhan pokok akibat akses transportasi yang terbatas.
Data dan dokumentasi mengenai kondisi infrastruktur di Lampung Timur tersebut diterima redaksi Atlantika Institut Nusantara pada 8 Mei 2026.
Warga berharap Pemerintah Kabupaten Lampung Timur segera mengambil langkah konkret untuk mempercepat pembangunan infrastruktur agar masyarakat dapat menikmati akses transportasi yang aman dan layak.(Kontributor banten yacob)

