Doa dan Optimisme Mengiringi Perjuangan Kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro

Prajurit Kodim 0724/Boyolali menggelar doa bersama untuk mendukung Kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro di ajang PSM Virtual TNI AD 2026.

kawankitanews.web.id– Doa dan optimisme terus mengiringi perjuangan Kontingen Pencak Silat Militer (PSM) Kodam IV/Diponegoro yang tengah mengikuti Lomba PSM Virtual tingkat TNI Angkatan Darat tahun 2026.

Dukungan tersebut datang dari keluarga besar Kodim 0724/Boyolali yang secara rutin menggelar doa bersama usai apel pagi di Makodim Boyolali.

Kegiatan doa bersama menjadi bentuk dukungan moril yang diberikan kepada para atlet dan peserta kontingen yang sedang berjuang membawa nama baik Kodam IV/Diponegoro di tingkat nasional.

Seluruh prajurit Kodim 0724/Boyolali memanjatkan doa agar para peserta diberikan kesehatan, keselamatan, serta kemudahan dalam menjalani setiap tahapan perlombaan.

Pasiops Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Muslih, mengatakan bahwa dukungan spiritual memiliki peran penting dalam membangun mental dan kepercayaan diri para atlet.

Menurutnya, keberhasilan dalam sebuah kompetisi tidak hanya ditentukan oleh kemampuan teknik dan fisik, tetapi juga dipengaruhi oleh kesiapan mental yang kuat.

“Setiap hari setelah apel pagi kami melaksanakan doa bersama hingga seluruh rangkaian lomba selesai.

Kami berharap kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro diberikan kelancaran, keselamatan, dan keberhasilan dalam setiap pertandingan,” ujar Kapten Inf Muslih, Selasa (2/6/2026).

Ia menjelaskan bahwa seluruh anggota Kodim memiliki harapan yang sama, yaitu melihat para atlet tampil maksimal dan mampu meraih prestasi terbaik dalam ajang bergengsi tersebut.

Karena itu, doa bersama menjadi salah satu bentuk kebersamaan dan solidaritas yang terus dijaga di lingkungan satuan.

Selain doa, optimisme juga terus ditanamkan kepada para peserta.

Kapten Inf Muslih menilai semangat juang dan keyakinan untuk meraih hasil terbaik harus selalu dipelihara selama mengikuti kompetisi.

Menurutnya, sikap optimistis akan membantu atlet menghadapi tantangan dan tekanan yang muncul selama perlombaan berlangsung.

“Doa memberikan kekuatan batin dan optimisme memberikan semangat untuk berjuang.

Keduanya menjadi modal penting bagi setiap atlet dalam menghadapi kompetisi,” katanya.

Lomba Pencak Silat Militer Virtual tingkat TNI AD menjadi ajang yang mempertemukan atlet-atlet terbaik dari berbagai satuan di lingkungan Angkatan Darat.

Kompetisi ini tidak hanya menguji kemampuan bela diri para prajurit, tetapi juga mengukur mental, disiplin, dan semangat juang mereka dalam meraih prestasi.

Kodim 0724/Boyolali meyakini bahwa dukungan yang diberikan seluruh prajurit akan menjadi energi positif bagi kontingen Kodam IV/Diponegoro.

Kebersamaan yang terbangun di dalam satuan menunjukkan bahwa perjuangan para atlet bukan hanya tanggung jawab individu, melainkan menjadi kebanggaan bersama.

Melalui doa yang terus dipanjatkan dan optimisme yang senantiasa dijaga, Kodim 0724/Boyolali berharap Kontingen PSM Kodam IV/Diponegoro mampu tampil dengan percaya diri, menjunjung tinggi sportivitas, dan mengharumkan nama satuan di tingkat TNI Angkatan Darat.

Dukungan moril tersebut menjadi bukti kuatnya solidaritas dan semangat kebersamaan yang selalu menyertai setiap langkah prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan.

Kodim 0724/Boyolali pun optimistis kontingen Kodam IV/Diponegoro mampu memberikan hasil terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *