Kawankitanews.web.id– Jajaran Polres Teluk Bintuni berhasil membuka aksi pemalangan Jalan Raya Km 5 di Kampung Wesiri, Distrik Bintuni, Kabupaten Teluk Bintuni, setelah mengedepankan pendekatan dialogis dan persuasif kepada warga. Berkat langkah tersebut, akses jalan yang sempat terhambat kembali normal pada Senin (3/8/2026).
Kapolres Teluk Bintuni AKBP Marully Rachmat Azwar, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasi Humas IPTU Ludfi Hakim Iha menjelaskan bahwa aksi pemalangan berlangsung sekitar pukul 11.45 WIT. Empat warga berinisial JM (38), LI (45), AI (43), dan GM (43) diduga menutup badan jalan menggunakan dua batang pohon kelapa, tiga lembar papan, serta balok kayu.
Menurut kepolisian, aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk penyampaian aspirasi terkait tuntutan realisasi Proyek Paket Masyarakat dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Teluk Bintuni. Warga meminta Kepala Seksi Pengairan Dinas PUPR, Bony Rumsayor, hadir untuk menerima aspirasi dan menyampaikannya kepada Bupati Teluk Bintuni.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, Pamapta II Polres Teluk Bintuni IPDA Villareal Delonix I. M., S.Tr.I.K., bersama Wakapolsek Bintuni IPDA Jumita Papa, S.H., dan personel Piket SPKT II langsung mendatangi lokasi kejadian.
Di lokasi, petugas segera mengatur arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang lebih panjang. Polisi kemudian mengajak warga berdialog untuk mencari solusi secara damai tanpa mengesampingkan hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.
Sebagai bagian dari upaya mediasi, Pamapta II bersama Wakapolsek Bintuni berkoordinasi dengan Kepala Seksi Pengairan Dinas PUPR Kabupaten Teluk Bintuni, Bony Rumsayor. Dari hasil koordinasi tersebut diperoleh penjelasan bahwa tuntutan masyarakat harus melalui pembahasan bersama Kepala Dinas PUPR sebelum diteruskan kepada Bupati Teluk Bintuni.
Petugas menyampaikan hasil koordinasi tersebut kepada warga. Setelah menerima penjelasan dan mendapatkan kepastian bahwa kepolisian akan memfasilitasi komunikasi dengan instansi terkait, warga akhirnya bersedia membuka pemalangan secara sukarela.
Sekitar pukul 12.45 WIT, seluruh material yang menutup badan jalan berhasil dipindahkan. Arus lalu lintas kembali normal dan aktivitas masyarakat di Jalan Raya Km 5 Teluk Bintuni kembali berjalan lancar.
Kasi Humas Polres Teluk Bintuni menegaskan bahwa kepolisian akan terus mengedepankan pendekatan humanis dalam menyelesaikan setiap persoalan yang terjadi di tengah masyarakat. Selain menjaga keamanan dan ketertiban, Polri juga berkomitmen menjadi jembatan komunikasi antara masyarakat dan pemerintah.
Ia turut mengapresiasi masyarakat yang memanfaatkan layanan darurat Call Center 110 untuk melaporkan kejadian tersebut. Menurutnya, laporan yang cepat memungkinkan personel segera merespons situasi sehingga potensi gangguan keamanan dan ketertiban dapat ditangani secara cepat, aman, dan kondusif.(Red)

