9 Agustus 2026

Jacob Ereste Serukan Perlindungan Idealisme Mahasiswa sebagai Pilar Masa Depan Negara

Keterangan foto: Jacob Ereste menegaskan pentingnya perlindungan idealisme mahasiswa sebagai pilar masa depan bangsa di Tangerang.

kawankitanews.web.id – Pengamat sosial dan penulis, Jacob Ereste, menyerukan pentingnya perlindungan terhadap idealisme mahasiswa sebagai pilar utama masa depan negara.

Ia menegaskan bahwa mahasiswa memiliki peran strategis dalam menjaga arah demokrasi dan keberlanjutan pembangunan nasional.

Jacob menilai mahasiswa harus tetap menjadi kekuatan moral dan intelektual yang independen dalam menyuarakan aspirasi masyarakat.

Ia mendorong seluruh elemen bangsa untuk menjaga ruang kebebasan akademik dan kebebasan berpendapat agar tetap sehat dan konstruktif.

Menurutnya, idealisme mahasiswa merupakan modal penting dalam melahirkan generasi pemimpin masa depan yang berintegritas dan berpihak kepada kepentingan rakyat.

Karena itu, ia menekankan perlunya perlindungan dari berbagai pengaruh yang dapat melemahkan semangat kritis mahasiswa.

“Mahasiswa harus dilindungi idealismenya karena mereka adalah pilar masa depan bangsa.

Jika idealisme itu rusak, maka akan berdampak pada kualitas kepemimpinan di masa mendatang,” ujar Jacob di Tangerang, Rabu (25/6/2026).

Ia juga mengajak pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan ekosistem yang mendukung tumbuhnya nalar kritis mahasiswa.

Jacob menilai lingkungan yang sehat akan mendorong mahasiswa untuk tetap fokus pada perjuangan intelektual dan sosial yang konstruktif.

Lebih lanjut, Jacob menyoroti pentingnya peran mahasiswa sebagai kontrol sosial dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ia menyebut bahwa kritik dan aspirasi yang disampaikan mahasiswa harus dipandang sebagai bagian dari proses demokrasi yang perlu dihargai.

Jacob menegaskan bahwa tantangan bangsa ke depan semakin kompleks sehingga membutuhkan generasi muda yang memiliki integritas, kapasitas intelektual, dan keberanian moral.

Oleh karena itu, ia mengingatkan agar mahasiswa tidak kehilangan jati diri sebagai agen perubahan.

Ia juga meminta agar seluruh pihak menghindari segala bentuk intervensi yang dapat merusak kemurnian gerakan mahasiswa.

Menurutnya, menjaga idealisme mahasiswa berarti menjaga masa depan bangsa itu sendiri.

“Perlindungan terhadap idealisme mahasiswa bukan hanya tugas satu pihak, tetapi tanggung jawab bersama demi keberlanjutan negara,” tegasnya.

Dengan demikian, Jacob berharap mahasiswa tetap menjadi garda terdepan dalam menjaga nilai-nilai demokrasi, keadilan, dan kemajuan bangsa di masa depan.(, kontribusi Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *