kawankitanews.web.id – Kepala Dinas Pendidikan (Kadindik) Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, mengajak seluruh guru memanfaatkan masa libur sekolah untuk terus belajar, meningkatkan kompetensi, dan memperkuat inovasi pembelajaran.
Di saat yang sama, ia memastikan Program SIKAP (Sekolah Inovatif Ketahanan Pangan) tetap berjalan sebagai bagian dari upaya menjaga produktivitas sekolah.
Pesan tersebut disampaikan Aries saat memimpin rapat koordinasi secara daring bersama Kepala Cabang Dinas Pendidikan (Kacabdin) se-Jawa Timur dan jajaran eselon II Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur.
Aries menegaskan bahwa masa libur sekolah tidak boleh dipandang sebagai berhentinya proses peningkatan kualitas pendidikan.
Menurutnya, guru harus menjadikan waktu tersebut sebagai kesempatan untuk memperkaya pengetahuan, meningkatkan keterampilan mengajar, dan mempersiapkan strategi pembelajaran yang lebih kreatif saat tahun ajaran baru dimulai.
“Libur sekolah harus menjadi kesempatan untuk terus belajar dan mengembangkan diri. Guru perlu terus meningkatkan kompetensi agar mampu menghadirkan pembelajaran yang inovatif dan relevan dengan kebutuhan peserta didik,” kata Aries.
Ia menjelaskan bahwa kualitas pendidikan sangat ditentukan oleh kemampuan guru dalam mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan metode pembelajaran yang terus berubah.
Karena itu, peningkatan kompetensi guru harus menjadi budaya yang dilakukan secara berkelanjutan.
Selain mendorong peningkatan kapasitas tenaga pendidik, Aries juga meminta seluruh Cabang Dinas Pendidikan di Jawa Timur terus mengawal pelaksanaan Program SIKAP selama masa libur sekolah.
Menurutnya, Program SIKAP tidak hanya menjadi media pembelajaran berbasis praktik, tetapi juga membangun karakter peserta didik melalui penguatan ketahanan pangan, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengembangan budaya gotong royong di lingkungan sekolah.
Aries meminta seluruh satuan pendidikan menjaga produktivitas program yang telah berjalan agar manfaatnya tetap dirasakan oleh warga sekolah dan masyarakat sekitar.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kualitas pelayanan pendidikan selama masa liburan.
Seluruh jajaran Dinas Pendidikan diminta tetap menjalankan tugas pembinaan, koordinasi, dan pengawasan sehingga seluruh layanan pendidikan tetap berlangsung secara optimal.
“Bagi kami, pendidikan tidak berhenti ketika peserta didik libur. Justru pada masa inilah guru dapat memperkuat kapasitas diri dan sekolah dapat memastikan berbagai program strategis tetap berjalan dengan baik,” tegasnya.
Aries menambahkan bahwa kemajuan pendidikan membutuhkan semangat belajar yang berkesinambungan, kolaborasi antarpemangku kepentingan, serta komitmen bersama untuk terus menghadirkan layanan pendidikan yang berkualitas.
Melalui rapat koordinasi tersebut, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur berharap seluruh satuan pendidikan terus berinovasi,
menjaga keberlanjutan Program SIKAP, serta meningkatkan profesionalisme guru demi menciptakan pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di Jawa Timur.(Fajar)

