COSCO Perkuat Jalur Dagang Indonesia–Tiongkok Lewat Terminal Teluk Lamong

Apresiasi serupa juga disampaikan Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama kapal melakukan kunjungan perdananya di Terminal Teluk Lamong.
Apresiasi serupa juga disampaikan Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama kapal melakukan kunjungan perdananya di Terminal Teluk Lamong.

KAWANKITAWEBNEWS.ID/– Posisi PT Terminal Teluk Lamong (TTL) sebagai salah satu gerbang utama perdagangan internasional di Indonesia Timur semakin diperhitungkan. Hal ini ditandai dengan kedatangan perdana kapal peti kemas MV Cosco Haifa yang membawa layanan North China–South East Asia Express Service milik COSCO Shipping Lines.

Kedatangan kapal berbendera Hong Kong tersebut menjadi sinyal kuat meningkatnya kepercayaan perusahaan pelayaran global terhadap kualitas layanan dan infrastruktur yang dimiliki Terminal Teluk Lamong. Layanan baru ini menghubungkan sejumlah pelabuhan strategis di Tiongkok, seperti Xingang, Dalian, Qingdao, Ningbo, dan Nansha dengan Jakarta serta Surabaya.

MV Cosco Haifa sandar di Dermaga Internasional Terminal Teluk Lamong pada Rabu (3/6). Kapal dengan panjang 261 meter dan kapasitas angkut mencapai 4.250 TEUs itu menjalankan aktivitas bongkar muat sebanyak 1.142 TEUs yang terdiri dari 756 TEUs bongkar dan 386 TEUs muat.

Direktur Utama PT Terminal Teluk Lamong, David Pandapotan Sirait, menyebut kehadiran layanan COSCO menjadi momentum penting dalam penguatan konektivitas logistik internasional, khususnya antara Indonesia dan Tiongkok yang merupakan salah satu mitra dagang terbesar Indonesia.

Menurutnya, keputusan COSCO memilih Terminal Teluk Lamong tidak terlepas dari konsistensi terminal dalam menjaga keandalan operasional, produktivitas bongkar muat, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa.

“Masuknya layanan COSCO menunjukkan bahwa Terminal Teluk Lamong semakin dipercaya sebagai bagian penting dari rantai pasok global. Ini merupakan pencapaian yang membanggakan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan,” ujar David.

Peningkatan kepercayaan tersebut tercermin dari capaian arus peti kemas internasional yang terus mengalami pertumbuhan signifikan. Hingga Mei 2026, volume peti kemas internasional yang dilayani Terminal Teluk Lamong tercatat melonjak lebih dari 90 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Capaian tersebut menunjukkan semakin besarnya peran terminal dalam mendukung aktivitas ekspor-impor nasional serta memperkuat posisi Surabaya sebagai pusat distribusi logistik kawasan timur Indonesia.

Sementara itu, Owner Representative COSCO Shipping Lines Surabaya, Yan Richard Ruiqiang, menilai Terminal Teluk Lamong memiliki berbagai keunggulan yang mendukung kebutuhan perusahaan pelayaran internasional, mulai dari fasilitas modern, produktivitas operasional, hingga respons cepat manajemen dalam melayani pelanggan.

Ia menambahkan bahwa pertumbuhan volume internasional yang dicapai terminal menjadi indikator positif bahwa pasar semakin mempercayai kemampuan Terminal Teluk Lamong dalam memberikan kepastian layanan dan efisiensi operasional.

Apresiasi serupa juga disampaikan Kapten MV Cosco Haifa, Yan Junming. Ia mengaku puas dengan pelayanan yang diterima selama kapal melakukan kunjungan perdananya di Terminal Teluk Lamong.

Menurutnya, proses sandar hingga kegiatan bongkar muat berjalan lancar berkat dukungan tim operasional yang profesional serta koordinasi yang efektif antar pihak terkait.

Dengan bertambahnya layanan internasional dari perusahaan pelayaran kelas dunia seperti COSCO Shipping Lines, Terminal Teluk Lamong optimistis dapat terus memperluas jaringan pelayaran global, meningkatkan volume perdagangan internasional, serta memperkuat daya saing logistik Indonesia di tingkat regional maupun global. (Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *