KNPI Biak Butuh Pemimpin Kapabel, Tokoh Pemuda Desak Seleksi Calon Ketua Sesuai Aturan

Tokoh pemuda Biak, Kiwa David Wanma, menegaskan pentingnya seleksi calon Ketua KNPI sesuai aturan organisasi menjelang Musda X KNPI Biak Numfor.

kawankitanews.web.id – Menjelang pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) X DPD KNPI Kabupaten Biak Numfor, desakan agar organisasi kepemudaan tersebut dipimpin oleh sosok yang kapabel dan memiliki rekam jejak organisasi yang jelas semakin menguat.

Tokoh pemuda Biak Numfor, Kiwa David Wanma, meminta panitia dan tim Caretaker menjalankan proses seleksi calon ketua secara ketat sesuai aturan organisasi yang berlaku.

Kiwa menegaskan bahwa KNPI membutuhkan pemimpin yang lahir dari proses kaderisasi yang baik serta memiliki pengalaman nyata dalam dunia organisasi kepemudaan.

Menurutnya, kualitas kepemimpinan menjadi faktor penting untuk mengembalikan peran KNPI sebagai wadah pemersatu dan penggerak generasi muda di Biak Numfor.

“KNPI membutuhkan pemimpin yang memahami organisasi, memiliki pengalaman memimpin, dan mampu memperjuangkan kepentingan pemuda.

Karena itu, proses seleksi calon ketua harus dilakukan secara objektif dan sesuai aturan,” ujar Kiwa, Jumat (29/5/2026).

Ia menjelaskan bahwa persyaratan calon ketua telah diatur secara jelas dalam mekanisme organisasi.

Setiap kandidat harus pernah menjadi pengurus KNPI, memiliki pengalaman memimpin organisasi kepemudaan, berusia maksimal 40 tahun, serta mengantongi rekomendasi dari pengurus KNPI Distrik dan Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) yang terdaftar.

Menurut Kiwa, kepatuhan terhadap aturan tersebut sangat penting untuk menjaga kredibilitas organisasi dan memastikan bahwa calon yang maju benar-benar memiliki kapasitas serta legitimasi yang kuat.

Selain itu, ia juga mendorong agar KNPI Biak tetap memberikan ruang kepada putra-putri asli daerah yang memiliki kemampuan dan dedikasi dalam membangun kepemudaan.

Ia menilai banyak kader muda Biak yang memiliki kualitas kepemimpinan dan layak mendapatkan kesempatan untuk memimpin organisasi.

“Kita memiliki banyak anak muda asli Biak yang berprestasi dan berpengalaman dalam organisasi.

Mereka harus menjadi bagian penting dalam proses regenerasi kepemimpinan KNPI,” katanya.

Kiwa juga mengingatkan tim Caretaker agar menjalankan seluruh tahapan Musda secara profesional, transparan, dan akuntabel.

Ia menyoroti pentingnya mekanisme organisasi dalam pembentukan dan penetapan Dewan Pengurus Kecamatan (DPK) agar tidak menimbulkan polemik maupun persoalan legitimasi di kemudian hari.

Menurutnya, setiap keputusan strategis harus melalui rapat dan mekanisme yang telah diatur dalam organisasi, bukan berdasarkan kepentingan kelompok tertentu. Dengan demikian, seluruh peserta Musda dapat menerima hasil pemilihan secara demokratis dan bermartabat.

“KNPI merupakan wadah kaderisasi pemuda. Karena itu, semua tahapan harus berjalan sesuai aturan agar organisasi tetap kuat, dipercaya, dan mampu melahirkan pemimpin yang berkualitas,” tegasnya.

Kiwa berharap Musda X DPD KNPI Kabupaten Biak Numfor dapat menghasilkan ketua yang mampu menyatukan seluruh elemen pemuda, memperkuat program kepemudaan, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendorong pembangunan daerah.

Ia optimistis, apabila proses seleksi berjalan sesuai aturan dan mengedepankan kualitas calon, KNPI Biak akan kembali menjadi organisasi yang solid, berwibawa, dan mampu menjawab berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda di Kabupaten Biak Numfor.

(Kontributor C)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *