PROTEG Jadi Andalan Disdik Jatim untuk Tingkatkan Kualitas dan Kesejahteraan Guru

Keterangan foto: Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur meninjau booth PROTEG dalam ajang EJIES 2026 di Surabaya.

kawankitanews.web.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Timur terus memperkuat berbagai program inovatif untuk meningkatkan kualitas pendidikan dan kesejahteraan tenaga pendidik.

Salah satu program yang kini menjadi andalan adalah Program PROTEG, yang diperkenalkan dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) sebagai langkah strategis untuk memberdayakan guru secara profesional dan ekonomi.

Program PROTEG hadir sebagai bentuk komitmen Disdik Jatim dalam menjawab berbagai tantangan yang dihadapi tenaga pendidik, khususnya terkait peningkatan kompetensi dan kesejahteraan.

Melalui program ini, guru tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk mengembangkan keterampilan baru,

tetapi juga didorong untuk membangun usaha produktif yang dapat meningkatkan pendapatan mereka.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur menegaskan bahwa kualitas pendidikan sangat bergantung pada kualitas dan kesejahteraan guru.

Karena itu, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan program yang mampu memberikan manfaat langsung bagi tenaga pendidik agar mereka dapat menjalankan tugas secara optimal.

“Guru merupakan ujung tombak pendidikan. Ketika kualitas dan kesejahteraan mereka meningkat, maka dampaknya juga akan dirasakan oleh peserta didik dan dunia pendidikan secara keseluruhan,” ujarnya saat meninjau booth PROTEG di sela kegiatan EJIES.

Dalam pelaksanaannya, PROTEG memberikan ruang bagi guru untuk mengembangkan keterampilan kewirausahaan, inovasi produk, hingga pengelolaan usaha yang berkelanjutan.

Program ini juga mendorong lahirnya berbagai ide kreatif yang dapat dikembangkan menjadi peluang ekonomi produktif.

Selain berorientasi pada peningkatan pendapatan, PROTEG juga membangun karakter guru yang lebih mandiri, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Dengan kemampuan tersebut, para pendidik diharapkan mampu menghadapi tantangan global sekaligus menjadi inspirasi bagi peserta didik dalam mengembangkan kreativitas dan semangat kewirausahaan.

Disdik Jatim menilai bahwa pemberdayaan guru harus dilakukan secara menyeluruh. Tidak hanya melalui peningkatan kompetensi akademik,

tetapi juga dengan memperkuat aspek kesejahteraan agar tenaga pendidik memiliki motivasi yang lebih besar dalam menjalankan tugasnya.

Melalui ajang EJIES, berbagai inovasi pendidikan ditampilkan sebagai bagian dari transformasi pendidikan di Jawa Timur.

Kehadiran PROTEG menjadi salah satu program yang mendapat perhatian karena dinilai mampu mengintegrasikan peningkatan kualitas sumber daya manusia dengan penguatan ekonomi produktif bagi guru.

Ke depan, Disdik Jatim berkomitmen memperluas jangkauan Program PROTEG agar semakin banyak tenaga pendidik yang merasakan manfaatnya.

Dengan dukungan berbagai pihak, program tersebut diharapkan mampu menciptakan guru yang kompeten, mandiri, dan sejahtera

sehingga dapat berkontribusi lebih besar dalam mencetak generasi unggul di masa depan.

Program PROTEG pun menjadi bukti bahwa upaya meningkatkan mutu pendidikan tidak hanya dilakukan melalui pembelajaran di ruang kelas, tetapi juga dengan memperhatikan kesejahteraan para pendidik sebagai pilar utama kemajuan pendidikan di Jawa Timur.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *