Vatulemo Palu: Ruang Publik Bernilai Ekonomi Tinggi

Aktivitas UMKM di Lapangan Vatulemo mendorong perputaran ekonomi warga Palu.
Aktivitas UMKM di Lapangan Vatulemo mendorong perputaran ekonomi warga Palu.

kawankitanews.web.id— Kawasan Lapangan Vatulemo di Palu kini menunjukkan peran strategis sebagai ruang publik yang tidak hanya menjadi pusat aktivitas warga, tetapi juga memiliki nilai ekonomi tinggi. Pemerintah kota menilai, geliat aktivitas di kawasan ini telah mendorong pertumbuhan ekonomi mikro secara signifikan.

Wali Kota Hadianto Rasyid menegaskan bahwa Vatulemo telah berkembang menjadi salah satu simpul ekonomi kerakyatan. Setiap hari, ratusan pelaku UMKM memanfaatkan area tersebut untuk berdagang, mulai dari kuliner hingga jasa pendukung.

“Vatulemo bukan sekadar ruang terbuka, tetapi juga ruang ekonomi yang menghidupi banyak warga,” ujar Hadianto.

Data lapangan menunjukkan, jumlah lapak yang aktif bisa mencapai ratusan setiap hari dan meningkat tajam pada akhir pekan atau momentum tertentu. Aktivitas ini menciptakan perputaran uang yang konsisten serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.

Selain itu, aktivitas ekonomi di Vatulemo juga memberikan kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Retribusi lapak, pajak kuliner, dan aktivitas pendukung lainnya menjadi sumber pemasukan yang terus tumbuh seiring meningkatnya kunjungan masyarakat.

Namun, tingginya aktivitas tersebut juga membawa tantangan tersendiri. Pemerintah kota mencatat adanya peningkatan volume sampah, kepadatan pengunjung, hingga tekanan terhadap fasilitas umum. Untuk itu, Pemkot secara rutin melakukan penataan dan pembersihan agar kawasan tetap nyaman dan layak digunakan.

“Kami ingin menjaga keseimbangan. Ekonomi harus tumbuh, tetapi kualitas ruang publik juga harus tetap terjaga,” tegasnya.

Pemkot Palu kini terus mengembangkan pola pengelolaan yang lebih terstruktur, termasuk penataan zona pedagang, penguatan sistem kebersihan, serta peningkatan fasilitas umum. Langkah ini dilakukan agar Vatulemo tetap menjadi ruang publik yang inklusif sekaligus produktif.

Pengamat menilai, keberhasilan Vatulemo menunjukkan bahwa ruang publik dapat berfungsi sebagai motor ekonomi jika dikelola dengan baik. Integrasi antara fungsi sosial dan ekonomi menjadi kunci dalam menciptakan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat.

Dengan pengelolaan yang konsisten, Vatulemo diharapkan tetap menjadi ikon kota yang tidak hanya ramai, tetapi juga memberikan dampak ekonomi nyata bagi warga Palu.(C)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *