KAWANKITANEWSWEB.ID/ – Komitmen terhadap pelestarian lingkungan terus diperkuat oleh PT Terminal Teluk Lamong melalui program pengayaan biodiversitas tumbuhan dan pengelolaan ruang terbuka hijau di kawasan terminal. Program ini menjadi bagian dari langkah strategis perusahaan dalam mendukung konsep pelabuhan ramah lingkungan atau greenport.
Dalam pelaksanaannya, TTL menggandeng Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) sebagai mitra kolaborasi untuk melakukan pengembangan kawasan hijau berbasis riset dan konservasi lingkungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem terminal yang lebih sehat, berkelanjutan, serta memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitar.
Program pengayaan biodiversitas dilakukan melalui penanaman berbagai jenis tumbuhan yang dinilai adaptif terhadap kondisi kawasan pesisir dan industri. Selain mempercantik kawasan terminal, langkah ini juga bertujuan meningkatkan kualitas udara, menjaga keseimbangan ekosistem, serta mendukung habitat alami bagi berbagai jenis fauna.
Pengelolaan ruang terbuka hijau juga menjadi perhatian utama dalam program tersebut. TTL berupaya menghadirkan kawasan hijau yang tertata dan berfungsi optimal sebagai area resapan air, pengendali suhu lingkungan, hingga sarana edukasi lingkungan bagi masyarakat maupun pemangku kepentingan.
Kolaborasi dengan BRIN dinilai menjadi langkah penting karena melibatkan pendekatan ilmiah dan inovatif dalam pengembangan lingkungan berkelanjutan. Dengan dukungan riset, pengelolaan kawasan hijau di area terminal diharapkan dapat dilakukan secara lebih terukur dan berorientasi jangka panjang.
Melalui program ini, TTL menegaskan komitmennya untuk tidak hanya fokus pada layanan kepelabuhanan modern, tetapi juga menjaga keseimbangan antara aktivitas industri dan kelestarian lingkungan. Upaya tersebut sekaligus memperkuat posisi Terminal Teluk Lamong sebagai salah satu pelabuhan berbasis greenport di Indonesia. (RED)

