11 Oktober 2026

Tradisi Baras Kuning Sambut Kapolres Tanah Bumbu Saat Berkunjung ke LKB

Keterangan foto: Kapolres Tanah Bumbu disambut tradisi baras kuning saat berkunjung ke LKB.

Kawankitanews.web.id– Keluarga besar LKB (Laung Kuning Banjar) Kabupaten Tanah Bumbu menyambut kedatangan Kapolres Tanah Bumbu AKBP Novy Adi Wibowo, S.I.K., M.H., dengan tradisi baras kuning saat menggelar silaturahmi di sekretariat LKB, Jalan Batulicin Gang Biduri, samping Sekolah Al-Fat, Kelurahan Batulicin, Kamis (3/9/2026).

Penyambutan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh nuansa budaya Banjar. Keluarga besar LKB menyambut Kapolres bersama rombongan sebagai bentuk penghormatan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Saat Kapolres tiba, Muhammad Saini, BA., membacakan sholawat sebanyak tiga kali. Setelah itu, keluarga besar LKB melakukan prosesi taburan baras kuning kepada Kapolres sebagai bagian dari tradisi masyarakat Banjar dalam menyambut tamu kehormatan.

Tradisi baras kuning tersebut menjadi simbol penghormatan sekaligus menunjukkan komitmen LKB dalam menjaga dan melestarikan warisan budaya Banjar.

Tidak berhenti pada prosesi penyambutan, Ketua LKB Tanah Bumbu Abah Guru Jam’an, S.Pd., juga menyematkan Laung Kuning dan sal LKB kepada AKBP Novy Adi Wibowo.

Penyematan tersebut menjadi simbol kehormatan dan persaudaraan yang terjalin antara jajaran Polres Tanah Bumbu dan keluarga besar LKB Laung Kuning Banjar.

Dalam pertemuan itu, Abah Guru Jam’an memperkenalkan sejumlah pengurus LKB Tanah Bumbu, di antaranya Sekretaris I Arif, Wakil Sekretaris II Muhammad Saini, BA., Ketua Bidang Seni Muhammad Syobeli, serta jajaran pengurus lainnya.

Abah Guru Jam’an menjelaskan bahwa LKB hadir sebagai wadah untuk mengangkat harkat, martabat, dan marwah masyarakat Banjar. Organisasi tersebut juga berkomitmen melestarikan berbagai seni dan budaya warisan leluhur Kerajaan Banjar.

“Melalui organisasi ini, kami ingin mengangkat harkat, martabat dan marwah urang Banjar, sekaligus melestarikan kembali seni dan budaya leluhur Kerajaan Banjar,” ujarnya.

Selain bergerak di bidang budaya, LKB Tanah Bumbu aktif menjalankan berbagai kegiatan sosial. Para anggota memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak banjir dan kebakaran, membagikan sembako, serta membantu warga maupun anggota yang membutuhkan dukungan.

LKB menggerakkan kegiatan tersebut dengan semangat gotong royong. Iuran anggota menjadi salah satu sumber pembiayaan untuk menjalankan kegiatan sosial organisasi.

“Walaupun iuran anggota tidak besar, tetapi Alhamdulillah sangat bermanfaat dan bisa digunakan untuk membantu masyarakat,” kata Muhammad Saini.

Keluarga besar LKB juga rutin menggelar kegiatan berbagi takjil setiap bulan Ramadan. Mereka membagikan ribuan takjil kepada masyarakat dan melanjutkan kegiatan dengan buka puasa bersama untuk mempererat silaturahmi antaranggota.

Kunjungan Kapolres Tanah Bumbu mendapat apresiasi dari keluarga besar LKB. Pengurus LKB menyampaikan terima kasih atas kesediaan Novy hadir secara langsung dan membuka ruang komunikasi dengan organisasi masyarakat.

Sementara itu, AKBP Novy Adi Wibowo mengatakan bahwa silaturahmi dengan berbagai elemen masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun komunikasi dan menjaga situasi keamanan serta ketertiban masyarakat.

Novy menegaskan kepolisian membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat untuk menciptakan wilayah yang aman dan kondusif.

“Keamanan dan ketenteraman tidak bisa kita lakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi antara kepolisian, pemerintah daerah dan seluruh elemen masyarakat, termasuk LKB Laung Kuning,” kata Novy.

Dalam kesempatan tersebut, Novy juga menceritakan perjalanan pengabdiannya yang memiliki keterikatan dengan Tanah Bumbu. Ia pernah bertugas di Batulicin sejak 2017.

Setelah itu, Novy menjalankan tugas di Kabupaten Tanah Laut dan kemudian dipercaya menjadi Wakapolres Tanah Bumbu. Usai mengikuti pendidikan kepemimpinan, ia mendapat kepercayaan menjabat Kapolres Paser, Kalimantan Timur.

Kini, Novy kembali ke Tanah Bumbu untuk mengemban amanah sebagai Kapolres.

“Sekarang saya kembali ke sini, rasanya persis seperti pulang ke kampung halaman,” ungkapnya.

Novy menilai Tanah Bumbu berkembang cukup pesat. Namun, perkembangan tersebut juga menghadirkan sejumlah tantangan sosial yang perlu mendapat perhatian bersama.

Salah satu persoalan yang ia soroti yakni ketenagakerjaan, termasuk pengurangan tenaga kerja atau pemutusan hubungan kerja (PHK) di sejumlah sektor.

“Mereka adalah bagian dari masyarakat kita, mari kita membantu bersama,” tegasnya.

Karena itu, Kapolres mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memperhatikan berbagai persoalan sosial yang muncul di lingkungan masing-masing.

Novy juga membuka ruang komunikasi bagi masyarakat. Ia meminta warga segera menyampaikan persoalan kepada kepolisian agar semua pihak dapat mencari solusi sejak dini dan mencegah masalah berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

“Kalau ada permasalahan di lingkungan masyarakat, segera komunikasikan. Jangan ragu untuk menghubungi saya langsung,” pesannya.

Silaturahmi Kapolres Tanah Bumbu bersama keluarga besar LKB berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Tradisi baras kuning tidak hanya menjadi bagian dari penyambutan, tetapi juga memperlihatkan kuatnya nilai budaya dan persaudaraan dalam membangun hubungan antara kepolisian dan masyarakat.

Melalui pertemuan tersebut, Polres Tanah Bumbu dan LKB Laung Kuning Banjar diharapkan semakin memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan, mempererat kebersamaan, serta melestarikan budaya Banjar di Tanah Bumbu.(Herman Soetiady)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *