kawankitanews.web.id – Peran topografi militer menjadi faktor kunci dalam mendukung keberhasilan pembangunan program strategis di wilayah Kodam XXIII/Palaka Wira.
Pangdam XXIII/Palaka Wira,Jonathan Binsar Parluhutan Sianipar, menegaskan pentingnya akurasi data spasial dalam pembangunan Koperasi Merah Putih (KMP) dan Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP).
Untuk memastikan ketepatan perencanaan, Pangdam menunjuk Kepala Topografi Kodam (Katopdam), Muhammad Sadly, sebagai koordinator pencarian dan pemetaan lahan.
Penunjukan ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan berbasis kewilayahan yang terukur dan terencana.
Letkol Ctp Muhammad Sadly langsung bergerak melakukan inventarisasi lahan potensial di sejumlah wilayah.
Ia bersama timnya melakukan survei lapangan, analisis geografis, serta verifikasi aspek legalitas guna memastikan lokasi yang dipilih memenuhi syarat pembangunan.
Pangdam menilai peran Topdam sangat krusial karena menjadi penyedia data geospasial yang akurat dan komprehensif.
“Ketepatan pemilihan lokasi sangat menentukan keberhasilan program.
Karena itu, dukungan data topografi harus benar-benar valid,” tegasnya.
Selain itu, Katopdam juga aktif menjalin koordinasi lintas sektor dengan pemerintah daerah provinsi dan kabupaten/kota.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan kesiapan lahan sekaligus mempercepat proses administrasi yang dibutuhkan.
Program KMP sendiri diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan melalui pendekatan koperasi yang terintegrasi.
Sementara pembangunan Yon TP menjadi bagian dari penguatan fungsi teritorial TNI AD dalam mendukung pembangunan nasional.
Dengan mengoptimalkan peran topografi, Kodam XXIII/Palaka Wira menargetkan seluruh proses pembangunan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berkelanjutan.
Upaya ini sekaligus menunjukkan komitmen TNI AD dalam mendukung program strategis nasional di wilayah Sulawesi Tengah dan sekitarnya. (Kontributor C)

