kawankitanews.web.id – Kodim 0724/Boyolali terus memperkuat pembangunan infrastruktur dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 di Desa Bercak, Kecamatan Wonosamudro.
Program yang resmi dimulai pada Rabu (15/7/2026) ini menjadi bagian dari sinergi TNI bersama Pemerintah Kabupaten Boyolali dalam mempercepat pembangunan wilayah pedesaan.
TMMD Sengkuyung Tahap III akan berlangsung selama 30 hari, mulai 15 Juli hingga pertengahan Agustus 2026. Selama pelaksanaan program, TNI bersama pemerintah daerah dan masyarakat bergotong royong menyelesaikan berbagai sasaran pembangunan fisik maupun nonfisik yang telah direncanakan.
Dalam amanatnya saat pembukaan kegiatan, Bupati Boyolali menegaskan bahwa pembangunan desa merupakan fondasi utama dalam mewujudkan kemajuan daerah sekaligus mendukung visi Indonesia Emas 2045.
Menurutnya, pemerataan pembangunan akan memperkuat daya saing desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sebagai sasaran utama, Kodim 0724/Boyolali melaksanakan betonisasi jalan sepanjang 1.205 meter yang menghubungkan sejumlah wilayah di Desa Bercak.
Pembangunan jalan tersebut diharapkan memperlancar mobilitas masyarakat, mempermudah distribusi hasil pertanian, serta membuka akses menuju pusat-pusat ekonomi.
Selain pembangunan jalan, program TMMD juga mencakup rehabilitasi enam unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Perbaikan rumah tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat penerima manfaat sekaligus menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan layak.
Komandan Kodim 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, mengatakan TMMD merupakan bentuk nyata kolaborasi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam membangun desa.
“Melalui TMMD, kami tidak hanya membangun infrastruktur, tetapi juga membuka akses yang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat. Jalan yang baik akan memperlancar jalur logistik, mempercepat distribusi hasil pertanian, dan meningkatkan aktivitas perekonomian warga,” ujarnya.
Ia menambahkan seluruh pekerjaan dilakukan dengan melibatkan masyarakat melalui semangat gotong royong.
Menurutnya, partisipasi aktif warga menjadi salah satu kunci keberhasilan program sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Selain sasaran fisik, Kodim 0724/Boyolali juga menyelenggarakan berbagai kegiatan nonfisik, seperti penyuluhan wawasan kebangsaan, kesehatan, serta pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemandirian warga agar hasil pembangunan dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan.
Kodim 0724/Boyolali berharap pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 mampu menghadirkan perubahan nyata bagi Desa Bercak.
Infrastruktur yang semakin baik diharapkan dapat meningkatkan produktivitas masyarakat, memperkuat perekonomian desa, serta mendorong pemerataan pembangunan di Kabupaten Boyolali.
Melalui program ini, sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat kembali menunjukkan komitmen bersama dalam membangun desa sebagai fondasi kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat.(Red)

