11 Oktober 2026

Semangat HUT ke-81 RI, Tokoh Demak Satukan Komitmen untuk Masyarakat Sejahtera

Empat tokoh lintas elemen Demak berfoto bersama usai upacara HUT ke-81 RI dengan simbol semangat persatuan.

Kawankitanews.web.id– Semangat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menguat di Kabupaten Demak. Sejumlah tokoh lintas organisasi, lembaga keagamaan, pemerintahan, dan pelayanan masyarakat menyatukan komitmen untuk menjaga persatuan sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat.

Peringatan HUT ke-81 RI berlangsung dengan penuh semangat pada Senin (17/8/2026). Para tokoh mengikuti upacara kemerdekaan dan menyampaikan pesan tentang pentingnya mengisi kemerdekaan melalui kerja nyata.

Usai upacara, empat tokoh tersebut berfoto bersama di tenda kehormatan. Mereka mengangkat kepalan tangan sebagai simbol semangat perjuangan dan tekad bersama membangun Demak yang lebih maju dan sejahtera.

Ketua FK KUB Kabupaten Demak, dr. Fuad, mengajak masyarakat memperkuat kerukunan antarumat beragama. Menurutnya, persatuan menjadi modal penting dalam menjaga kedamaian dan mendukung pembangunan daerah.

“Di usia 81 tahun Indonesia, tugas kita adalah menguatkan kerukunan antarumat beragama. FK KUB berkomitmen menjadi jembatan dialog agar Demak tetap damai, toleran, dan gotong royong. Kemerdekaan ini harus kita isi dengan merawat kebhinekaan,” kata Fuad.

Ia menegaskan bahwa keberagaman masyarakat Demak harus menjadi kekuatan untuk membangun daerah. Karena itu, ia mendorong seluruh elemen masyarakat terus mengedepankan dialog, toleransi, dan gotong royong.

Sementara itu, Ketua Demak FK KBIHU sekaligus Manager Humas dan AIK RS Hj. Fatimah, A. Ghufron MH atau Gus AG, mengajak seluruh pihak menjadikan momentum kemerdekaan sebagai dorongan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

“HUT RI ke-81 ini momentum kita memperkuat pelayanan. Sebagai bagian dari lembaga kesehatan dan pembina haji-umrah, kami ingin memastikan setiap warga Demak mendapatkan akses kesehatan dan pelayanan yang humanis. Mari jadikan kemerdekaan sebagai semangat melayani sesama,” ujarnya.

Gus AG menilai pelayanan yang humanis menjadi salah satu bentuk nyata dalam mengisi kemerdekaan. Ia mendorong lembaga kesehatan dan pembina masyarakat terus memberikan pelayanan yang mudah, ramah, dan berorientasi pada kebutuhan warga.

Dari sisi pemerintahan, Kepala Inspektorat Kabupaten Demak, Kurniawan, MM, menekankan pentingnya tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel.

“Tema kemerdekaan tahun ini harus diterjemahkan dalam tata kelola pemerintahan yang bersih dan akuntabel. Inspektorat siap mengawal agar setiap program Pemkab Demak berjalan tepat sasaran, transparan, dan bebas dari korupsi. Dengan begitu kemerdekaan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tegas Kurniawan.

Menurutnya, pengawasan menjadi bagian penting dalam memastikan program pemerintah memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia juga menegaskan komitmen Inspektorat untuk mengawal transparansi dan akuntabilitas dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Demak.

Sementara itu, Ketua PD Muhammadiyah Kabupaten Demak, KH. Suali MS, menilai 81 tahun kemerdekaan menjadi momentum untuk meningkatkan kedewasaan dalam berpikir dan berbuat.

“81 tahun merdeka adalah usia untuk dewasa dalam berpikir dan beramal. Muhammadiyah di Demak akan terus menggerakkan dakwah pencerahan melalui pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan umat. Mari kita isi kemerdekaan dengan amal nyata untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” tuturnya.

KH. Suali menegaskan bahwa masyarakat membutuhkan kontribusi nyata dari seluruh elemen. Ia mendorong penguatan sektor pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat.

Keempat tokoh tersebut sepakat bahwa peringatan HUT ke-81 RI bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum kemerdekaan harus menjadi penggerak bagi pemerintah, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, dan masyarakat untuk memperkuat sinergi.

Persatuan, kerukunan, pelayanan publik, tata kelola pemerintahan yang bersih, serta pemberdayaan masyarakat menjadi sejumlah komitmen yang mereka dorong.

Dengan semangat tersebut, para tokoh berharap masyarakat Demak dapat menikmati hasil pembangunan secara lebih luas. Mereka juga mengajak seluruh warga menjaga persatuan dan bergotong royong agar Demak semakin maju, religius, dan sejahtera.

Peringatan HUT ke-81 RI akhirnya menjadi momentum bersama untuk meneguhkan kembali semangat kemerdekaan. Bukan hanya mengenang perjuangan para pahlawan, tetapi juga melanjutkan perjuangan melalui pengabdian dan kerja nyata bagi masyarakat.roni)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *