kawankitanews.web.id– Polsek Perhentian Raja Polres Kampar bersinergi dengan Kelompok Tani Berkarya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional melalui penanaman jagung pipil di Desa Pantai Raja, Kecamatan Perhentian Raja, Kabupaten Kampar.
Kegiatan penanaman berlangsung Kamis, 3 September 2026, sekitar pukul 09.00 WIB, di lahan milik Kelompok Tani Berkarya. Petani bersama jajaran Polsek Perhentian Raja menanam 18 kilogram bibit jagung pipil di lahan seluas 1,5 hektare.
Kapolsek Perhentian Raja IPTU Sulistiyono, S.M. mengatakan, kegiatan tersebut menunjukkan komitmen Polri dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan masyarakat.
“Lahan yang kita tanami seluas 1,5 hektare ini merupakan milik masyarakat Poktan Berkarya. Sebanyak 18 kilogram bibit jagung pipil telah ditanam dan ditargetkan dapat dipanen pada Januari 2027 mendatang,” ujar Sulistiyono.
Ia berharap penanaman jagung tersebut dapat memotivasi kelompok tani lainnya untuk terus meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus memanfaatkan lahan yang tersedia secara optimal.
Penyuluh Berikan Pendampingan
Penyuluh Pertanian Desa Pantai Raja Idrawati turut memberikan pendampingan teknis kepada para petani selama kegiatan berlangsung. Ia membantu petani memastikan proses penanaman dan perawatan tanaman berjalan sesuai dengan teknik pertanian yang tepat.
Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala BPP Kecamatan Perhentian Raja Sarbaini, SP., Ketua Poktan Berkarya Sangap Hasugian, Bhabinkamtibmas Desa Pantai Raja Aiptu Ardiansyah, S.H., para Kanit Polsek Perhentian Raja, serta para petani Desa Pantai Raja.
Kapolsek Perhentian Raja menegaskan bahwa jajarannya akan terus membangun sinergi dengan instansi terkait dan masyarakat untuk mengawal program ketahanan pangan di wilayah hukum Polsek Perhentian Raja.
Melalui peran Bhabinkamtibmas, Polri juga akan terus mendampingi masyarakat dan menjalin komunikasi dengan kelompok tani serta penyuluh pertanian.
Target Panen Januari 2027
Kelompok Tani Berkarya menargetkan tanaman jagung yang ditanam di lahan 1,5 hektare tersebut dapat dipanen pada Januari 2027. Para petani berharap hasil panen mampu meningkatkan pendapatan sekaligus mendukung ketersediaan pangan di Kabupaten Kampar.
“Semoga hasil panen nanti dapat meningkatkan perekonomian petani dan mendukung swasembada pangan di Kabupaten Kampar,” kata Sulistiyono.
Sinergi antara Polri, pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani diharapkan terus berjalan sehingga program ketahanan pangan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Kegiatan penanaman jagung berlangsung aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.(Kontributor Saipul)

