8 Agustus 2026

Pimpinan Ponpes Jabal Noor Ajak Warga Sumut Jaga Kamtibmas dan Pererat Persaudaraan

Keterangan foto: KH Zulfikar Hajar mengajak masyarakat Sumatera Utara mempererat persaudaraan dan bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif.

Kawanindonesia web.id  – Pimpinan Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, KH Zulfikar Hajar, Lc., mengajak seluruh masyarakat Sumatera Utara untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) serta mempererat persaudaraan di tengah keberagaman suku, budaya, dan agama.

Ajakan tersebut disampaikan KH Zulfikar Hajar saat memberikan pernyataan di Pondok Pesantren Tahfizul Qur’an Jabal Noor, Jalan Ngalengko Nomor 13, Medan Kota, Jumat (3/7/2026). Menurutnya, persatuan dan kerukunan menjadi modal utama dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus mendukung pembangunan di Sumatera Utara.

KH Zulfikar Hajar mengatakan Sumatera Utara merupakan daerah yang kaya akan keberagaman. Karena itu, seluruh elemen masyarakat perlu menjaga nilai-nilai toleransi, saling menghormati, dan semangat kebersamaan agar kehidupan bermasyarakat tetap harmonis.

“Sumatera Utara adalah tanah yang diberkahi dengan keberagaman suku, budaya, dan agama. Keberagaman ini harus kita jaga bersama sebagai anugerah dari Allah SWT, bukan menjadi alasan untuk terpecah belah,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa menjaga situasi Kamtibmas bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan dan pemerintah, tetapi juga merupakan tanggung jawab seluruh masyarakat. Menurutnya, setiap warga memiliki peran penting dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif.

Dalam kesempatan tersebut, KH Zulfikar Hajar mengajak masyarakat memperkuat tiga pilar persaudaraan, yaitu Ukhuwah Islamiyah (persaudaraan sesama Muslim), Ukhuwah Wathaniyah (persaudaraan sesama warga negara), dan Ukhuwah Basyariyah (persaudaraan sesama manusia).

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah persatuan, terutama informasi yang beredar di media sosial. Menurutnya, masyarakat harus membiasakan diri melakukan tabayyun atau verifikasi informasi sebelum menyebarkannya.

“Jangan sampai hoaks, fitnah, dan ujaran kebencian merusak persaudaraan yang telah kita bangun selama ini. Bijak dalam menggunakan media sosial merupakan bagian dari upaya menjaga persatuan,” katanya.

KH Zulfikar Hajar turut mengajak masyarakat memperkuat sinergi dengan TNI, Polri, dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan lingkungan. Ia berharap setiap potensi gangguan keamanan dapat diselesaikan melalui komunikasi yang baik dan sesuai dengan ketentuan hukum.

Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, tokoh agama, aparat keamanan, dan pemerintah akan menjadi kekuatan besar dalam menjaga kondusivitas Sumatera Utara.

Menutup pesannya, KH Zulfikar Hajar mengajak seluruh warga menjadikan Sumatera Utara sebagai rumah bersama yang aman, damai, dan penuh keberkahan bagi seluruh masyarakat tanpa memandang perbedaan suku, agama, maupun latar belakang.

“Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Sumatera Utara, melimpahkan kedamaian, keberkahan, dan kemakmuran bagi seluruh masyarakat, serta menguatkan persaudaraan di antara kita,” pungkasnya.(Rizky)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *