24 April 2026

Pertemuan Perdana Disbuporapar Bersama Anggota Dewan Kebudayaan Surabaya di Gedung Siola

Pertemuan perdana Disbudporapar Surabaya bersama anggota DKeb di Gedung Siola.
Pertemuan perdana Disbudporapar Surabaya bersama anggota DKeb di Gedung Siola.

kawankitanews.web.id – Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya menggelar pertemuan perdana bersama anggota Dewan Kebudayaan Surabaya (DKeb) periode 2026–2029 di Gedung Siola, Kamis (23/4/2026).

Pertemuan ini menjadi langkah awal untuk memperkuat koordinasi dan menyatukan visi antara pemerintah kota dengan DKeb sebagai mitra strategis dalam pemajuan kebudayaan di Surabaya.

Pelaksana Tugas Kepala Disbudporapar Surabaya, Hery Purwadi, menegaskan pentingnya komunikasi yang konstruktif dan kolaborasi yang produktif antara kedua pihak.

“Kami berharap DKeb dapat menjalankan peran strategisnya dengan baik,

serta mampu bersinergi dengan pemerintah dan masyarakat dalam mengembangkan kebudayaan,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, para anggota DKeb saling memperkenalkan diri sekaligus menyampaikan gagasan awal terkait arah kerja lembaga ke depan.

Diskusi berlangsung dinamis dengan fokus pada perumusan kebijakan kebudayaan yang inklusif dan berkelanjutan.

Ketua DKeb, Heti Palestina Yunani, menekankan bahwa kepercayaan dari pemerintah menjadi kunci agar lembaga ini dapat berfungsi secara optimal.

“Kami siap menjadi mitra strategis yang membantu merumuskan kebijakan yang berpihak pada kepentingan publik,” tegasnya.

Senada, Sekretaris DKeb Probo Darono Yakti menyampaikan bahwa pihaknya akan mendorong kolaborasi dengan berbagai elemen, termasuk komunitas seni dan budaya di Surabaya.

Pertemuan ini juga menandai awal peran DKeb dalam paradigma baru, yakni tidak lagi sebagai pelaksana program

melainkan sebagai lembaga yang fokus pada perumusan kebijakan, pemantauan, dan evaluasi kebudayaan.

Melalui pertemuan perdana ini, Disbudporapar dan DKeb berharap dapat membangun sinergi yang kuat

untuk mendorong pemajuan kebudayaan yang lebih terarah, inklusif, dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Kota Surabaya.(,geng)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *