kawankitanews.web.id – Program Pelayanan Kesehatan Bergerak (Yankes Bergerak) yang dilaksanakan di Kepulauan Sapudi menjadi solusi nyata dalam memperluas akses layanan medis bagi masyarakat kepulauan.
Melalui program tersebut, pemerintah menghadirkan berbagai layanan kesehatan langsung kepada warga yang selama ini
menghadapi tantangan geografis untuk mendapatkan pelayanan medis.
Pemerintah Provinsi Jawa Timur bersama Pemerintah Kabupaten Sumenep mengarahkan layanan kesehatan bergerak ke dua kecamatan di Kepulauan Sapudi, yakni Kecamatan Gayam dan Kecamatan Nonggunong.
Sebanyak 1.371 warga menjadi sasaran program yang bertujuan meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan sekaligus mendekatkan akses medis kepada masyarakat.
Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Sumenep, Slamet Rahardjo, menyampaikan bahwa kehadiran Yankes Bergerak merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memastikan masyarakat kepulauan memperoleh hak yang sama terhadap pelayanan kesehatan.
“Kami berharap layanan kesehatan bergerak ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat Sapudi.
Program ini menjadi salah satu solusi untuk menjangkau warga yang berada jauh dari fasilitas kesehatan,” ujarnya saat menyambut Tim Yankes Bergerak Provinsi Jawa Timur di Pelabuhan Kalianget.
Menurut Slamet, kondisi geografis wilayah kepulauan sering kali menjadi kendala bagi masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara cepat dan mudah.
Karena itu, pemerintah menghadirkan tenaga medis dan berbagai layanan kesehatan langsung ke lokasi
agar masyarakat dapat memperoleh pemeriksaan dan penanganan tanpa harus melakukan perjalanan jauh.
Dalam pelaksanaannya, Tim Yankes Bergerak menyediakan layanan Upaya Kesehatan Perorangan (UKP) dan Upaya Kesehatan Masyarakat (UKM).
Tim medis memberikan pemeriksaan kesehatan, konsultasi dokter spesialis, tindakan medis, skrining kesehatan, serta edukasi kesehatan kepada masyarakat.
Selain itu, program tersebut juga mencakup berbagai layanan prioritas seperti penanganan tuberkulosis (TBC),
pelayanan kesehatan ibu dan anak, pemeriksaan mata, kesehatan jiwa, kesehatan tradisional,
bedah umum, pengendalian stunting, pemeriksaan kusta, deteksi gangguan pendengaran pada bayi, serta layanan cek kesehatan gratis.
Pemerintah juga memanfaatkan teknologi kesehatan melalui layanan telemedicine Telesapa Madura.
Layanan ini memungkinkan masyarakat mendapatkan konsultasi medis secara lebih luas dan membantu tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang lebih cepat dan efektif.
Slamet menilai program Yankes Bergerak tidak hanya memberikan manfaat dalam bentuk pelayanan medis, tetapi juga meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan melakukan pemeriksaan secara berkala.
Ia berharap seluruh tenaga kesehatan yang bertugas dapat menyesuaikan pendekatan pelayanan dengan karakteristik masyarakat kepulauan sehingga komunikasi dan pelayanan berjalan dengan baik.
Menurutnya, pendekatan yang humanis akan membantu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang diberikan.
Pemerintah Kabupaten Sumenep optimistis program ini mampu membantu mengatasi berbagai persoalan kesehatan di wilayah kepulauan sekaligus memperkuat pemerataan pelayanan kesehatan.
Dengan hadirnya layanan kesehatan bergerak, masyarakat Sapudi kini memiliki akses yang lebih mudah terhadap berbagai layanan medis yang sebelumnya sulit dijangkau.
Melalui sinergi antara Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Pemerintah Kabupaten Sumenep,
“program Yankes Bergerak diharapkan terus memberikan manfaat bagi masyarakat kepulauan dan menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang merata, berkualitas, dan berkeadilan bagi seluruh warga.(Revl)

