kawankitanews.web.id — Masjid Qowiyuddin di kawasan Jagir Wonokromo, Surabaya, kembali menjadi pusat kegiatan keagamaan masyarakat dalam memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Warga menggelar peringatan dengan penuh khidmat sekaligus menjaga tradisi keislaman yang telah berlangsung secara turun-temurun.
Ratusan jamaah menghadiri kegiatan yang berlangsung di halaman Masjid Qowiyuddin, Jalan Jagir Wonokromo Gang Masjid, kawasan perkampungan di sebelah utara Darmo Trade Center. Warga sekitar bersama jamaah dari berbagai kelompok masyarakat mengikuti rangkaian acara dengan penuh antusias.
Peringatan Maulid Nabi tersebut digelar oleh Ibu Hanum, istri anggota DPRD Tubagus Lukman Amin dari Fraksi PKB. Kegiatan itu juga melibatkan sekitar 100 anggota Muslimat Yasinta Jagir serta warga sekitar.
Masyarakat Jagir selama ini menjadikan Masjid Qowiyuddin sebagai salah satu tempat penting dalam kehidupan keagamaan. Warga terus menjaga keberadaan masjid tersebut sebagai bagian dari sejarah dan tradisi Islam di lingkungan setempat.
Suasana peringatan semakin semarak dengan penampilan grup samroh El Rahmah dari Pulo Wonokromo. Para anggota grup melantunkan sholawat dan pujian kepada Nabi Muhammad SAW sehingga menciptakan suasana religius dan penuh kekhusyukan.
Panitia juga menghadirkan Nyai Hj. Aminah dari Pondok Pesantren Dresmo sebagai penceramah. Dalam tausiyahnya, ia mengajak jamaah meneladani akhlak Rasulullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.
Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kasih sayang dan kepedulian terhadap sesama. Selain itu, jamaah diajak memperbanyak sholawat sebagai bentuk kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW.
Bagi masyarakat Jagir, peringatan Maulid Nabi tidak sekadar menjadi agenda tahunan. Warga menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus mempertahankan tradisi yang telah diwariskan oleh para pendahulu.
Semangat gotong royong terlihat sejak persiapan acara. Para ibu di lingkungan sekitar ikut menyiapkan konsumsi untuk jamaah. Mereka bahkan meluangkan waktu hingga malam hari agar seluruh kebutuhan kegiatan dapat terpenuhi.
Keterlibatan warga dari berbagai kalangan membuat peringatan Maulid Nabi berlangsung meriah dan penuh kebersamaan. Warga tidak hanya hadir sebagai jamaah, tetapi juga mengambil peran dalam mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan.
Antusiasme masyarakat yang terus terjaga menunjukkan kuatnya tradisi keagamaan di kawasan Jagir Wonokromo. Masjid Qowiyuddin pun tetap menjadi salah satu ruang penting bagi warga untuk berkumpul, beribadah, dan merawat nilai-nilai kebersamaan.
Warga berharap tradisi peringatan Maulid Nabi di Masjid Qowiyuddin dapat terus berlangsung dari generasi ke generasi. Mereka ingin semangat mencintai dan meneladani Rasulullah SAW tetap tumbuh di tengah kehidupan masyarakat Surabaya.(Geng)

