8 Agustus 2026

Jacob Ereste Nilai Penguatan Pancasila Penting Hadapi Arus Kapitalisme Modern

Jacob Ereste menekankan pentingnya penguatan Pancasila menghadapi arus kapitalisme modern.

kawankitanews.web.id  – Budayawan dan penulis Jacob Ereste menilai penguatan nilai-nilai Pancasila menjadi langkah penting bagi Indonesia dalam menghadapi arus kapitalisme modern yang semakin memengaruhi berbagai aspek kehidupan.

Menurutnya, Pancasila harus tetap menjadi pedoman utama agar pembangunan nasional tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjunjung tinggi keadilan sosial, moralitas, dan semangat kebersamaan.

Dalam tulisannya yang disampaikan di Banten, Minggu (12/7/2026), Jacob mengatakan perkembangan kapitalisme telah membawa perubahan besar dalam sistem ekonomi, politik, dan kehidupan sosial masyarakat.

Ia mengakui bahwa sistem tersebut mampu mendorong inovasi, investasi, dan pertumbuhan ekonomi, namun juga mengingatkan pentingnya menjaga keseimbangan agar nilai-nilai kemanusiaan tidak terpinggirkan.

Menurut Jacob, Pancasila memiliki peran strategis sebagai landasan moral dan ideologis dalam menghadapi berbagai tantangan global.

Ia menilai sila Ketuhanan Yang Maha Esa harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan negara sehingga pembangunan tidak hanya mengejar kemajuan material, tetapi juga memperkuat integritas dan tanggung jawab sosial.

Jacob juga menyoroti pentingnya implementasi nilai-nilai Pancasila oleh seluruh penyelenggara negara.

Ia berpendapat bahwa berbagai persoalan seperti korupsi, penyalahgunaan kewenangan, dan menurunnya kepercayaan publik menunjukkan perlunya penguatan etika dalam penyelenggaraan pemerintahan.

Ia menegaskan bahwa pembangunan nasional harus berpijak pada prinsip keadilan sosial sebagaimana diamanatkan dalam Pancasila. Negara,

menurutnya, tetap memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan pelayanan publik yang berkualitas, memperluas akses pendidikan dan kesehatan, serta memastikan hasil pembangunan dapat dinikmati secara merata oleh seluruh masyarakat.

Selain itu, Jacob mengajak masyarakat untuk terus menjaga budaya gotong royong dan semangat kekeluargaan yang telah lama menjadi identitas bangsa Indonesia.

Ia menilai nilai-nilai tersebut menjadi modal sosial yang mampu memperkuat persatuan di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Dalam pandangannya, tantangan kapitalisme modern tidak dapat dihadapi hanya dengan kebijakan ekonomi.

Indonesia juga memerlukan penguatan karakter bangsa melalui pendidikan, keteladanan para pemimpin, serta penanaman nilai-nilai Pancasila sejak dini agar generasi muda memiliki keseimbangan antara kecerdasan intelektual dan kecerdasan moral.

Jacob berharap seluruh elemen bangsa, mulai dari pemerintah, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, hingga kalangan dunia usaha, bersama-sama mengaktualisasikan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

Menurutnya, langkah tersebut menjadi kunci untuk menjaga identitas bangsa sekaligus mewujudkan pembangunan yang berkeadilan dan berkelanjutan di tengah arus kapitalisme modern.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *