kawankitanews.web.id – Pengamat sosial dan budaya Jacob Ereste mendesak aparat penegak hukum mengusut secara menyeluruh setiap dugaan suap yang melibatkan mahasiswa demi menjaga integritas dunia kampus. Ia menilai proses hukum yang transparan dan objektif menjadi langkah penting untuk mempertahankan kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan.
Jacob menegaskan bahwa aparat tidak boleh berhenti pada pihak yang diduga menerima atau menyalurkan dana. Menurutnya, penyidik juga perlu menelusuri pihak yang diduga merancang, mengarahkan, maupun membiayai praktik tersebut apabila ditemukan bukti yang memadai.
“Pengusutan harus dilakukan secara menyeluruh. Jangan hanya menyentuh pelaku di lapangan, tetapi juga mengungkap pihak-pihak yang diduga berada di balik peristiwa itu jika memang didukung alat bukti,” kata Jacob.
Ia mengingatkan bahwa mahasiswa selama ini dikenal sebagai kelompok intelektual yang berperan mengawal demokrasi, mengkritisi kebijakan publik, serta memperjuangkan kepentingan masyarakat. Karena itu, setiap dugaan penyimpangan yang menyeret nama mahasiswa harus ditangani secara serius agar tidak merusak citra gerakan akademik.
Jacob juga meminta seluruh pihak menghormati proses hukum dan tidak terburu-buru menjatuhkan vonis kepada siapa pun sebelum ada putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. Menurutnya, asas praduga tak bersalah harus tetap dijunjung tinggi dalam setiap penanganan perkara.
Di sisi lain, ia mengajak perguruan tinggi untuk terus memperkuat pendidikan karakter, etika, dan integritas bagi mahasiswa. Langkah tersebut dinilai penting agar lingkungan kampus tetap menjadi ruang pembentukan pemimpin masa depan yang berintegritas dan bertanggung jawab.
Jacob berharap aparat penegak hukum mampu mengungkap fakta secara utuh apabila memang terdapat tindak pidana. Ia menilai penegakan hukum yang adil, profesional, dan bebas dari intervensi akan memperkuat kepercayaan masyarakat sekaligus menjaga marwah dunia pendidikan sebagai pusat lahirnya generasi penerus bangsa.(Kontributor Yacob)

