9 Agustus 2026

Jacob Ereste Ajak Bangsa Perkuat Spiritualitas demi Memperbaiki Kondisi Negara

Keterangan foto: Jacob Ereste mengajak seluruh elemen bangsa memperkuat spiritualitas sebagai fondasi membangun etika, moral, dan akhlak demi memperbaiki kondisi negara

kawankitanews.wev.id – Budayawan dan pengamat sosial Jacob Ereste mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat spiritualitas sebagai langkah mendasar dalam memperbaiki kondisi negara.

Menurutnya, penguatan nilai-nilai spiritual menjadi fondasi penting untuk membangun etika, moral, dan akhlak yang mampu menjawab berbagai persoalan yang dihadapi Indonesia.

Dalam pandangannya yang disampaikan di Banten, Rabu (8/7/2026), Jacob Ereste menilai tantangan yang dihadapi bangsa saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan politik, ekonomi, atau hukum, tetapi juga menyangkut krisis moral dan melemahnya integritas.

Ia mengatakan seluruh lapisan masyarakat, mulai dari masyarakat adat, generasi muda, aktivis pergerakan, politisi, pengusaha, hingga kalangan profesional, perlu meningkatkan pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai spiritual.

Menurutnya, kecerdasan spiritual akan menjadi pengarah bagi setiap individu dalam menjaga etika dan menjalankan tanggung jawab sosial.

“Spiritualitas harus menjadi pembingkai etika, moral, dan akhlak agar manusia tidak mudah terjerumus pada perilaku yang hanya mengejar kepentingan materi dan mengabaikan nilai-nilai kemanusiaan,” ujar Jacob.

Jacob menilai lunturnya nilai moral telah memicu berbagai persoalan, seperti sikap munafik, pengkhianatan terhadap amanah, serta penyalahgunaan kepercayaan yang diberikan masyarakat. Karena itu,

ia mengingatkan pentingnya membangun karakter yang berlandaskan kejujuran, tanggung jawab, dan kepedulian terhadap sesama.

Ia juga mengajak masyarakat untuk kembali menggali kearifan lokal yang diwariskan para leluhur Nusantara.

Menurutnya, nilai-nilai seperti piil pesenggiri dalam budaya Lampung maupun siri’ dalam budaya Bugis merupakan contoh warisan budaya yang mengajarkan kehormatan, harga diri, dan tanggung jawab moral yang tetap relevan di tengah perkembangan zaman.

Selain itu, Jacob menyoroti derasnya arus globalisasi dan kemajuan teknologi yang membawa perubahan sangat cepat.

Ia menilai perkembangan tersebut memberikan banyak manfaat, tetapi juga dapat menggeser nilai-nilai kehidupan apabila tidak diimbangi dengan kekuatan spiritual yang memadai.

Dalam pandangannya, kondisi sosial, politik, dan ekonomi Indonesia saat ini memerlukan pembenahan yang tidak hanya mengandalkan kebijakan dan penegakan hukum.

Ia menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan juga ditentukan oleh kualitas moral para pemimpin dan masyarakat yang menjalankan amanah dengan penuh integritas.

Jacob turut mengingatkan pesan pujangga Ronggowarsito tentang “zaman edan” sebagai refleksi agar masyarakat tidak mudah terbawa arus perubahan yang mengabaikan nilai-nilai kebenaran.

Menurutnya, kesadaran spiritual menjadi benteng yang mampu menjaga seseorang tetap berpijak pada prinsip dan tanggung jawab.

Di akhir pandangannya, Jacob Ereste mengajak seluruh komponen bangsa menjadikan spiritualitas sebagai gerakan bersama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Ia meyakini bahwa penguatan etika, moral, dan akhlak akan memperkokoh persatuan, meningkatkan kualitas kepemimpinan,

“serta mendukung terwujudnya Indonesia yang lebih adil, bermartabat, dan sejahtera.(Kontributor Yacob)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *