9 Agustus 2026

Diaspora Papua di Inggris Bahas Strategi Pembangunan Menuju Indonesia Emas 2045

Keterangan foto: Diaspora Papua-Indonesia bersama mahasiswa doktoral internasional menggelar FGD di University of Bradford, Inggris, untuk membahas strategi pembangunan Papua menuju Indonesia Emas 2045.

kawankitanews.web.id– Diaspora Papua-Indonesia menggelar Focus Group Discussion (FGD) bertajuk “Papua Transformation Steps Together with Indonesia Towards Golden Indonesia 2045” di University of Bradford, Inggris, pada Juli 2026.

Forum tersebut menjadi wadah bagi mahasiswa Papua yang sedang menempuh pendidikan di luar negeri untuk bertukar gagasan mengenai strategi pembangunan Papua dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.

Kegiatan ini mempertemukan mahasiswa doktoral asal Papua dengan sejumlah mahasiswa doktoral internasional dari berbagai negara.

Para peserta membahas berbagai tantangan sekaligus peluang pembangunan Papua, mulai dari penguatan sumber daya manusia, pendidikan, pembangunan infrastruktur, hingga peningkatan literasi informasi di tengah perkembangan teknologi digital.

Mahasiswa program doktor (Ph.D.) University of Bradford, Steve Mara, mengatakan pembangunan Papua tidak hanya ditentukan oleh kemajuan ekonomi dan pembangunan infrastruktur, tetapi juga dipengaruhi kemampuan masyarakat dalam memahami informasi yang diterima.

Menurutnya, masyarakat perlu memiliki kemampuan untuk memilah, memahami, dan memverifikasi informasi agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang keliru serta mampu berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan daerah.

“Kemampuan masyarakat dalam memahami dan memverifikasi informasi menjadi faktor penting dalam mendukung pembangunan Papua,” ujar Steve Mara dalam diskusi tersebut.

Selain membahas tantangan pembangunan, forum ini juga menjadi ruang bagi mahasiswa doktoral internasional dari berbagai negara untuk menyampaikan pandangan mengenai pentingnya kolaborasi global dalam mendorong kemajuan Papua sebagai bagian dari Indonesia.

Para peserta menilai pembangunan Papua membutuhkan sinergi antara pemerintah, akademisi, masyarakat, dan komunitas internasional.

Mereka juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas pendidikan, riset, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia agar pembangunan di Papua berjalan secara berkelanjutan.

Dalam kesempatan tersebut, para mahasiswa doktoral internasional memberikan apresiasi terhadap berbagai langkah Pemerintah Indonesia dalam mendorong pembangunan Papua di berbagai sektor.

Mereka menilai berbagai program pembangunan di bidang infrastruktur, pendidikan, kesehatan, dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam mempercepat kemajuan Papua.

Melalui FGD tersebut, Diaspora Papua-Indonesia berharap berbagai gagasan dan rekomendasi yang lahir dari forum akademik dapat menjadi kontribusi positif bagi pembangunan Papua.

Mereka juga berkomitmen terus membangun kolaborasi dengan berbagai pihak melalui penelitian, pertukaran ilmu pengetahuan, dan kerja sama internasional guna mendukung terwujudnya Papua yang maju, sejahtera, dan berdaya saing sebagai bagian dari Indonesia Emas 2045.(R.h)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *