8 Agustus 2026

Bertepatan Ulang Tahun ke-65, Prof Ahmad Syaify Luncurkan Buku Dokter Multitalenta

Prof. Ahmad Syaify bersama Rochmad Widodo, penulis buku Dokter Multitalenta.

kawankitanews.web.id – Guru Besar Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Gadjah Mada (UGM), Prof. Dr. Ahmad Syaify, Sp.Perio., Subsp.RPID (K), FISID, memilih cara istimewa untuk memperingati ulang tahunnya yang ke-65. Bertepatan dengan momen tersebut, ia meluncurkan buku berjudul Dokter Multitalenta yang memuat perjalanan hidup, refleksi, serta pesan-pesan inspiratif bagi masyarakat.

Prof. Ahmad Syaify menulis buku itu bersama Rochmad Widodo dari Penerbit Biografi Indonesia.

Gagasan penulisan buku bermula dari usulan Rochmad yang ingin menghadirkan sebuah biografi dengan pendekatan reflektif sehingga tidak hanya menceritakan perjalanan hidup,

tetapi juga menyajikan nilai-nilai kehidupan yang dapat menginspirasi pembaca.

“Sejak awal sebenarnya buku ini tidak pernah saya rencanakan. Justru berawal dari pengajuan Mas Rochmad Widodo dari Penerbit Biografi Indonesia,” ujar Prof. Ahmad Syaify.

Ia mengaku tertarik dengan konsep tersebut karena mampu memadukan kisah perjalanan hidup dengan pengalaman, pemaknaan, dan pelajaran yang relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Meski demikian, Prof. Ahmad Syaify sempat merasa ragu ketika mengetahui judul buku yang diusulkan adalah Dokter Multitalenta. Ia khawatir judul tersebut terkesan membesar-besarkan dirinya.

“Saya sempat ragu dengan judulnya. Ada rasa kurang sreg karena khawatir terkesan terlalu membesarkan atau memuji diri sendiri,” katanya.

Keraguan itu akhirnya hilang setelah ia berdiskusi dengan keluarganya. Putrinya, drg. Irene, putranya, drg. Mirza, dan sang istri, Siti Azizah, meyakinkan bahwa perjalanan hidupnya layak dibagikan karena dapat menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang.

Dalam buku Dokter Multitalenta, Prof. Ahmad Syaify mengisahkan kiprahnya sebagai dokter gigi, akademisi, jurnalis, dan seniman lukis. Ia menunjukkan bahwa seseorang dapat mengembangkan berbagai talenta sekaligus tanpa harus membatasi diri pada satu profesi.

Rochmad Widodo menjelaskan bahwa proses penyusunan buku dilakukan melalui serangkaian wawancara mendalam. Seluruh kisah kemudian dirangkai menjadi narasi yang utuh dan diperkaya dengan refleksi, tips, serta nilai-nilai kehidupan yang dapat diterapkan oleh siapa saja.

“Buku ini memang berangkat dari perjalanan hidup Prof. Syaify sebagai pribadi yang mampu mengembangkan banyak talenta sekaligus.

Namun, isinya bukan hanya kisah perjalanan hidup. Di dalamnya juga terdapat refleksi, tips, nilai-nilai kehidupan, dan pelajaran yang sangat relevan bagi siapa pun,” ujar Rochmad.

Buku tersebut juga memuat pandangan dari sejumlah tokoh nasional yang mengenal Prof. Ahmad Syaify, di antaranya Rektor UGM Prof. Ova Emilia, budayawan Butet Kartaredjasa,

aktor dan seniman Slamet Rahardjo, kurator seni rupa Kuss Indarto, penyair Nirwan Dewanto, mantan Ketua Komisi Yudisial Imam Anshori Saleh, Guru Besar Universitas Negeri Yogyakarta Prof. Suranto, hingga mantan Ketua KPK Abraham Samad.

Dalam kata pengantarnya, Prof. Ahmad Syaify menegaskan bahwa buku Dokter Multitalenta tidak hanya bercerita tentang dirinya, tetapi juga mengajak pembaca untuk mengenali dan mengembangkan potensi yang dimiliki sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan.

“Potensi bukan untuk dipamerkan atau dikejar demi pujian, melainkan dikembangkan agar memberi manfaat yang lebih luas,” tulisnya.

Rochmad Widodo menambahkan bahwa buku ini dapat dinikmati oleh semua kalangan, tidak hanya tenaga kesehatan. Menurutnya, setiap pembaca dapat menemukan inspirasi dari pengalaman, refleksi, dan nilai-nilai kehidupan yang disampaikan Prof. Ahmad Syaify.

Semangat buku tersebut dipertegas melalui kutipan psikolog Howard Gardner yang menjadi penutup prolog, “Setiap manusia tidak diciptakan untuk satu peran.

Kita adalah makhluk dengan ribuan kemungkinan.” Pesan itu menjadi benang merah yang mengajak setiap orang untuk terus belajar, mengembangkan potensi diri, dan memberikan manfaat bagi lingkungan serta masyarakat.(Kontributor Rochmad)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *