8 Agustus 2026

Babinsa Ketaon Bersama Petani Gelar Gerdal Hama Tikus, Wujudkan Pertanian Produktif

Babinsa Desa Ketaon bersama petani melaksanakan Gerakan Pengendalian Hama Tikus (Gerdal) serentak di area persawahan Kecamatan Banyudono, Boyolali.

kawankitanews.web.id – Babinsa Desa Ketaon Koramil 05/Banyudono Kodim 0724/Boyolali, Sertu Anwar, bersama petani menggelar Gerakan Pengendalian (Gerdal) Hama Tikus Serentak dan Terpadu Tahun Anggaran 2026 di area persawahan Desa Ketaon, Kecamatan Banyudono, Kabupaten Boyolali, Kamis (2/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi langkah nyata untuk menjaga produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan.

Pelaksanaan Gerdal melibatkan petugas pendamping hama dari Kecamatan Banyudono, perangkat Desa Ketaon, serta Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan).

Seluruh peserta bekerja sama melakukan pengendalian hama secara serentak guna menekan populasi tikus yang berpotensi merusak tanaman padi dan menurunkan hasil panen.

Sertu Anwar mengatakan, Babinsa memiliki tanggung jawab mendampingi masyarakat, termasuk para petani, dalam menjaga keberhasilan sektor pertanian.

Menurutnya, pengendalian hama yang dilakukan secara terpadu menjadi salah satu cara efektif untuk melindungi tanaman padi sejak dini.

“Melalui gerakan pengendalian hama secara serentak, kami berharap populasi tikus dapat ditekan sehingga tanaman padi tumbuh lebih baik dan hasil panen petani tetap optimal,” ujar Sertu Anwar.

Selain mendampingi kegiatan, Babinsa juga mengajak para petani memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan koordinasi dalam memantau perkembangan hama di lahan pertanian.

Ia menilai kerja sama yang solid akan mempermudah upaya pencegahan sekaligus mengurangi risiko kerusakan tanaman.

Para petani menyambut baik pendampingan yang dilakukan Babinsa.

Mereka menilai keterlibatan TNI memberikan semangat dan motivasi untuk terus menjaga lahan pertanian agar tetap produktif serta menghasilkan panen yang maksimal.

Kegiatan Gerakan Pengendalian Hama Tikus Serentak ini menjadi bagian dari dukungan TNI Angkatan Darat terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Melalui kolaborasi antara Babinsa, pemerintah daerah, petugas pendamping pertanian, dan kelompok tani, diharapkan produktivitas pertanian di Kabupaten Boyolali terus meningkat dan mampu mendukung terwujudnya swasembada pangan.

Semangat kebersamaan yang ditunjukkan dalam kegiatan tersebut juga menjadi bukti bahwa sinergi antara TNI dan masyarakat mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan sektor pertanian serta meningkatkan kesejahteraan para petani di Desa Ketaon.(Red)

 

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *