9 Agustus 2026

Hangatnya Kebersamaan di TMMD Sengkuyung, Ibu-ibu Serengan Aktif Bantu Satgas

Keterangan foto: Ibu-ibu warga Serengan membantu Satgas TMMD melalui dapur umum.

Kawankitanews.web.id — Hangatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta di Kampung Blangkon RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.

Tidak hanya anggota Satgas TMMD, organisasi masyarakat, dan kaum pria yang bekerja di lokasi sasaran fisik. Para ibu-ibu warga sekitar juga aktif memberikan dukungan untuk membantu kelancaran pembangunan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter.

Para ibu menunjukkan kepedulian dengan menyiapkan berbagai kebutuhan bagi anggota Satgas dan warga yang bekerja di lokasi. Mereka juga memasak makanan di dapur umum TMMD untuk menyediakan sarapan pagi dan makan siang bagi para pekerja.

Warga membagi tugas secara bergiliran. Para ibu dari setiap RT mengambil bagian sesuai jadwal yang telah disepakati. Mereka memasak dengan penuh keikhlasan dan menghidangkan makanan untuk dinikmati bersama.

Salah seorang warga, Suharti (46), mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Ia bersama ibu-ibu lainnya membantu memasak secara bergiliran pada waktu pagi dan sore.

“Kami sangat senang bisa ikut membantu. Meskipun tidak ikut mengangkat material, kami bisa memasak dan membawa makanan untuk bapak-bapak yang bekerja di lokasi. Anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga sendiri bagi kami,” tutur Suharti.

Menurut Suharti, pembangunan yang berlangsung melalui program TMMD akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, warga merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung kegiatan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.

Keterlibatan ibu-ibu juga menciptakan suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD. Interaksi antara warga dan anggota Satgas semakin mempererat hubungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.

Danramil 03 Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan TMMD. Ia menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pembangunan di wilayah.

Menurutnya, TMMD tidak hanya mengerjakan pembangunan fisik, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.

“Program TMMD ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia,” jelasnya.

Ia menambahkan, dukungan para ibu melalui dapur umum menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap anggota Satgas TMMD. Dari dapur sederhana tersebut, warga memberikan dukungan kepada para personel yang bekerja menyelesaikan sasaran pembangunan.

Para ibu juga menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengambil peran dalam pembangunan tanpa harus terlibat langsung dalam pekerjaan fisik. Mereka membantu menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya sehingga anggota Satgas dapat menjalankan tugas dengan lebih baik.

Semangat gotong royong tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat di Kelurahan Serengan. Warga bersama anggota Satgas saling membantu untuk menyelesaikan pembangunan saluran air yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.

Dukungan masyarakat juga menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi seluruh elemen. TNI menjalankan tugas pembangunan, sementara warga memberikan dukungan melalui tenaga, pikiran, dan berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan.

Melalui kebersamaan tersebut, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat para ibu yang aktif membantu Satgas juga menjadi bagian dari kekuatan gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik.
Hangatnya Kebersamaan di TMMD Sengkuyung, Ibu-ibu Serengan Aktif Bantu Satgas
SURAKARTA — Hangatnya kebersamaan antara TNI dan masyarakat terlihat dalam pelaksanaan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta di Kampung Blangkon RT 02 dan RT 06 RW 06, Kelurahan Serengan, Kecamatan Serengan, Kota Surakarta.
Tidak hanya anggota Satgas TMMD, organisasi masyarakat, dan kaum pria yang bekerja di lokasi sasaran fisik. Para ibu-ibu warga sekitar juga aktif memberikan dukungan untuk membantu kelancaran pembangunan saluran air sepanjang 97 meter dengan tinggi 1,5 meter.
Para ibu menunjukkan kepedulian dengan menyiapkan berbagai kebutuhan bagi anggota Satgas dan warga yang bekerja di lokasi. Mereka juga memasak makanan di dapur umum TMMD untuk menyediakan sarapan pagi dan makan siang bagi para pekerja.
Warga membagi tugas secara bergiliran. Para ibu dari setiap RT mengambil bagian sesuai jadwal yang telah disepakati. Mereka memasak dengan penuh keikhlasan dan menghidangkan makanan untuk dinikmati bersama.
Salah seorang warga, Suharti (46), mengaku senang dapat ikut berkontribusi dalam pelaksanaan TMMD. Ia bersama ibu-ibu lainnya membantu memasak secara bergiliran pada waktu pagi dan sore.
“Kami sangat senang bisa ikut membantu. Meskipun tidak ikut mengangkat material, kami bisa memasak dan membawa makanan untuk bapak-bapak yang bekerja di lokasi. Anggota Satgas TMMD sudah seperti keluarga sendiri bagi kami,” tutur Suharti.
Menurut Suharti, pembangunan yang berlangsung melalui program TMMD akan memberikan manfaat bagi masyarakat. Karena itu, warga merasa memiliki tanggung jawab untuk mendukung kegiatan tersebut sesuai dengan kemampuan masing-masing.
Keterlibatan ibu-ibu juga menciptakan suasana kekeluargaan selama pelaksanaan TMMD. Interaksi antara warga dan anggota Satgas semakin mempererat hubungan serta memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Danramil 03 Serengan Kapten Cba Tri Rusman Prasetyo, S.Sos., mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam mendukung pelaksanaan TMMD. Ia menilai keterlibatan warga menjadi bagian penting dalam menyukseskan program pembangunan di wilayah.
Menurutnya, TMMD tidak hanya mengerjakan pembangunan fisik, tetapi juga mendorong masyarakat untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan.
“Program TMMD ini menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan wilayah merupakan tanggung jawab bersama. Tidak hanya menghadirkan infrastruktur yang lebih baik, tetapi juga memperkuat nilai-nilai gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan yang menjadi ciri khas masyarakat Indonesia,” jelasnya.
Ia menambahkan, dukungan para ibu melalui dapur umum menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian masyarakat terhadap anggota Satgas TMMD. Dari dapur sederhana tersebut, warga memberikan dukungan kepada para personel yang bekerja menyelesaikan sasaran pembangunan.
Para ibu juga menunjukkan bahwa masyarakat dapat mengambil peran dalam pembangunan tanpa harus terlibat langsung dalam pekerjaan fisik. Mereka membantu menyediakan makanan dan kebutuhan lainnya sehingga anggota Satgas dapat menjalankan tugas dengan lebih baik.
Semangat gotong royong tersebut menunjukkan kuatnya hubungan antara TNI dan masyarakat di Kelurahan Serengan. Warga bersama anggota Satgas saling membantu untuk menyelesaikan pembangunan saluran air yang menjadi salah satu sasaran fisik TMMD.
Dukungan masyarakat juga menjadi bukti bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan partisipasi seluruh elemen. TNI menjalankan tugas pembangunan, sementara warga memberikan dukungan melalui tenaga, pikiran, dan berbagai bentuk bantuan sesuai kemampuan.
Melalui kebersamaan tersebut, pelaksanaan TMMD Sengkuyung Tahap III Tahun Anggaran 2026 Kodim 0735 Surakarta diharapkan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Semangat para ibu yang aktif membantu Satgas juga menjadi bagian dari kekuatan gotong royong dalam membangun lingkungan yang lebih baik.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *