kawankitanews.web.id– Dua alumni Madrasah Aliyah (MA) Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo, Jambi, Kevin Gabriel Almond dan Intan Parhana Abga Lidin, berhasil melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi di China. Keduanya memilih bidang studi yang berbeda, tetapi sama-sama berkaitan dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan.
Kevin Gabriel Almond, alumni Angkatan 42, diterima di Guangxi Business & Vocational College, China. Ia memilih program E-Commerce atau Bisnis Digital untuk memperdalam pengetahuan dan keterampilan di bidang ekonomi berbasis teknologi.
Sementara itu, Intan Parhana Abga Lidin melanjutkan pendidikan di Shaanxi Polytechnic University, China. Ia mengikuti program CATL Class New Energy Vehicle Technology yang fokus pada perkembangan teknologi kendaraan energi baru.
Capaian Kevin dan Intan mendapat apresiasi dari keluarga besar Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo. Kesempatan tersebut menjadi langkah baru bagi keduanya untuk memperluas wawasan dan mengembangkan kompetensi melalui pendidikan di lingkungan internasional.
Kevin memilih bidang Bisnis Digital yang terus berkembang seiring dengan meningkatnya penggunaan teknologi dalam aktivitas ekonomi. Perkembangan e-commerce telah mengubah cara masyarakat melakukan transaksi sekaligus membuka peluang baru bagi generasi muda untuk membangun usaha dan mengembangkan inovasi berbasis digital.
Melalui pendidikan di Guangxi Business & Vocational College, Kevin berkesempatan mempelajari berbagai aspek yang berkaitan dengan perdagangan elektronik dan bisnis berbasis teknologi. Pengalaman tersebut diharapkan dapat membekalinya dengan kemampuan yang relevan untuk menghadapi persaingan ekonomi digital.
Di sisi lain, Intan memilih bidang teknologi kendaraan energi baru yang berkembang seiring dengan perubahan industri otomotif global. Perkembangan kendaraan listrik dan teknologi energi baru mendorong kebutuhan terhadap sumber daya manusia yang memiliki pengetahuan serta keterampilan di bidang tersebut.
Melalui program CATL Class New Energy Vehicle Technology di Shaanxi Polytechnic University, Intan mendapat kesempatan untuk memperdalam pengetahuan mengenai teknologi kendaraan energi baru. Pendidikan tersebut juga mempertemukan pembelajaran vokasi dengan kebutuhan industri yang terus mengalami perkembangan.
Pilihan Kevin dan Intan menggambarkan dua bidang yang memiliki prospek penting pada masa depan. Kevin menekuni bisnis digital yang mendorong transformasi ekonomi, sedangkan Intan mempelajari teknologi kendaraan energi baru yang mendukung perubahan industri transportasi dan energi.
Keberhasilan kedua alumni tersebut juga menjadi bagian dari perjalanan pendidikan yang mereka tempuh di MA Diniyyah Al-Azhar Muara Bungo. Dari lembaga pendidikan tersebut, keduanya melanjutkan langkah menuju perguruan tinggi di luar negeri dan membawa nama daerah asal mereka ke tingkat internasional.
Keluarga besar Diniyyah Al-Azhar berharap prestasi Kevin dan Intan dapat menginspirasi para pelajar lainnya untuk terus mengembangkan kemampuan dan berani mengambil kesempatan pendidikan di tingkat nasional maupun internasional.
Perjalanan Kevin dan Intan menunjukkan bahwa generasi muda dari daerah memiliki peluang untuk menembus pendidikan global. Dengan memilih bidang Bisnis Digital dan teknologi kendaraan energi baru, keduanya kini mempersiapkan diri untuk menghadapi perubahan zaman sekaligus mengambil peran dalam perkembangan industri masa depan.
Dari Muara Bungo menuju China, Kevin dan Intan membawa semangat untuk terus belajar dan mengembangkan kompetensi. Keduanya menempuh jalur berbeda, tetapi memiliki tujuan yang sama, yakni mempersiapkan diri menjadi generasi muda yang mampu beradaptasi dan berkontribusi di tengah perkembangan teknologi global.(Kontributor Rochman)

