KawankitaNews .id
Halmahera Utara, 20 juli 2026
– DESA KUPA-KUPA, KECAMATAN TOBELO SELATAN, KABUPATEN HALMAHERA UTARA, MALUKU UTARA – SERUAN LANTANG DARI RAKYAT YANG TELAH LAMA MENAHAN DERITA
Kepada Yth. Bapak Bupati Halmahera Utara, serta jajaran Pemerintah Daerah, Dinas terkait, serta seluruh pejabat yang memegang amanah untuk melayani dan mensejahterakan rakyat :
Dengan kepala tegak memegang kebenaran, namun hati yang teriris perih dan mendidih karena kepahitan yang tak kunjung usai, kami seluruh warga Desa Kupa-Kupa, Kecamatan Tobelo Selatan, menyampaikan kenyataan pahit yang kami rasakan setiap detik, setiap jam, dan setiap hari tanpa henti: Krisis air bersih kini benar-benar mencekik leher kami, membuat hidup kami serba sulit dan penuh perjuangan yang tak seharusnya ada.
Bapak, Ibu Pejabat yang kami hormati, dengarkanlah baik-baik suara kami. Kami adalah manusia biasa yang hanya menginginkan hak paling dasar yang dijamin oleh Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia.
Air bersih bukanlah kemewahan, bukan pula permintaan yang berlebihan. Itu adalah hak mutlak setiap manusia, yang seharusnya mengalir lancar, cukup, dan aman ke setiap rumah warga tanpa harus diperjuangkan dengan keringat, air mata, dan tenaga yang terkuras habis.
Namun apa yang kami alami sehari-hari sungguh bertolak belakang dengan harapan itu.
Warga kami, mulai dari lansia yang sudah lemah tenaganya, ibu hamil dan menyusui, hingga anak-anak kecil yang masih butuh perawatan, terpaksa menempuh jalan jauh, berpanas-panasan dengan terik matahari maupun kehujanan lebat, menumpahkan seluruh tenaga dan keringat hanya demi mendapatkan air secukupnya—hanya untuk sekedar mencuci pakaian agar tidak kotor, sekedar untuk mandi agar tubuh tetap bersih dan sehat, sekedar untuk kebutuhan paling mendasar demi bertahan hidup yang layak. Padahal kami tinggal di tanah Halmahera Utara yang selalu disebut-sebut sebagai daerah yang kaya raya akan sumber daya alamnya.
Sungguh ironi yang menyakitkan,
Kekayaan alam tanah ini dipuji-puji di mana-mana, namun rakyatnya sendiri harus berjuang mati-matian hanya demi setetes air yang layak.
Fasilitas Air PAM yang disediakan pemerintah seolah hanya menjadi janji manis yang tertulis rapi di atas kertas belaka, atau sekedar bangunan yang didirikan dengan biaya rakyat namun kemudian dibiarkan mati suri tanpa perawatan. Pelayanannya sama sekali tidak berjalan lancar—bahkan sering kali aliran air mati, selama dua hingga tiga hari berturut-turut Tak ada peringatan sebelumnya, tak ada penjelasan mengapa aliran air berhenti, tak ada petugas yang datang memeriksa kerusakan, dan yang paling menyakitkan hati. tak ada perhatian sedikit pun dari pihak yang berwajib seolah nasib kami bukan urusan mereka.
Kami dibiarkan menanggung derita sendirian, bergelut dengan kesulitan, sementara fasilitas yang seharusnya mensejahterakan hidup kami justru berubah menjadi beban yang menyengsarakan dan mengecewakan.
Kami bertanya kepada nurani Bapak dan Ibu sekalian yang memegang kekuasaan :
✔️ Apakah pantas rakyat di tanah yang kaya ini harus menahan dahaga dan bersusah payah demi air ?
✔️ Apakah pantas kami harus mengemis kenyamanan yang seharusnya menjadi hak mutlak kami ?
✔️ Apakah pantas janji-janji indah yang disampaikan saat masa pencalonan dan pelantikan kini hilang begitu saja ditelan bumi tanpa ada yang menepati ?
Maka dari itu, dengan tegas, dengan penuh kesungguhan, dan dengan harapan yang masih tersisa, kami menuntut dengan tegas dan tak bisa ditawar lagi :
● Pemerintah wajib segera meninjau lokasi, memeriksa kerusakan, dan memperbaiki sistem pelayanan air bersih di Desa Kupa-Kupa. ini tanpa menunda lagi sedetik pun Jangan tunggu sampai ada warga yang jatuh sakit parah, terkena penyakit karena air kotor, atau menanggung risiko lebih berat akibat kelalaian ini. Datanglah ke tengah kami, lihat sendiri penderitaan kami, lalu bertindaklah nyata
● Jangan biarkan fasilitas publik yang dibangun dengan uang rakyat ini menjadi mati suri Perbaiki kerusakan yang ada, nyalakan kembali aliran airnya, berikan petugas yang rutin merawatnya, dan pastikan air mengalir lancar serta cukup untuk kebutuhan kami semua setiap hari
Jangan biarkan fasilitas ini hanya menjadi tugu peringatan janji yang tak ditepati
● Hak atas air bersih tidak boleh digadaikan, tidak boleh diabaikan, dan tidak boleh ditunda lagi. Hak ini harus dipenuhi dengan tindakan nyata, sekarang juga, bukan sekadar janji manis yang akan datang entah kapan Kami butuh bukti, bukan kata-kata
Halmahera Utara adalah tanah yang diberkati dengan kekayaan alam yang melimpah, namun rakyatnya justru menderita dan bersusah payah demi setetes air yang layak. Ini adalah aib bagi pemerintahan, ini adalah luka mendalam bagi kami yang sudah lama menanti.
Bergeraklah sekarang juga
Jangan biarkan kami terus menahan dahaga dan bersusah payah di tengah janji-janji manis yang tak pernah sampai ke tangan kami
Kami menanti tindakan nyata, kami menanti keadilan, kami menanti kepedulian yang sesungguhnya.
Demi kemanusiaan, demi keadilan dasar, demi warga Desa Kupa-Kupa yang telah lama menanti harapan ini dengan sabar namun kini tak sanggup lagi menahan derita. ✊
#KrisisAirBersih #DesaKupaKupa #Halmahera Utara

