kawankitanews.web.id – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko IPK) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memastikan pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, mengutamakan aspek keselamatan, kualitas bangunan, serta kenyamanan bagi para santri dan tenaga pendidik.
Penegasan tersebut disampaikan AHY saat meninjau langsung progres pembangunan Ponpes Al-Khoziny bersama Bupati Sidoarjo H. Subandi, jajaran Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian ATR/BPN, Kantor Wilayah Kementerian Agama, Forkopimda Sidoarjo, serta pengurus pondok pesantren.
Dalam kunjungannya, AHY meninjau sejumlah titik pembangunan, mulai dari asrama santri, gedung pendidikan hingga masjid yang menjadi bagian dari proyek rehabilitasi.
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat menjaga mutu pekerjaan dan memastikan setiap tahapan pembangunan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
“Pembangunan ini harus mengedepankan kualitas konstruksi dan faktor keselamatan.
Jangan hanya mengejar target waktu, tetapi juga memastikan bangunan benar-benar kokoh, aman, dan dapat digunakan dalam jangka panjang,” tegas AHY.
Menurutnya, pemerintah mengalokasikan anggaran sekitar Rp122 miliar melalui APBN untuk membangun kembali fasilitas Ponpes Al-Khoziny.
Hingga saat ini, progres pembangunan telah melampaui 50 persen dan terus dikebut dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan.
AHY menjelaskan, proyek tersebut mencakup pembangunan asrama santri yang mampu menampung sekitar 830 hingga 850 santri, masjid empat lantai dengan kapasitas sekitar 1.200 jamaah, serta gedung pendidikan yang dilengkapi ruang-ruang kelas yang lebih representatif.
Ia juga meminta kontraktor, konsultan pengawas, dan seluruh pihak terkait bekerja secara profesional agar hasil pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi para santri dan masyarakat.
Sementara itu, Bupati Sidoarjo H. Subandi menyatakan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo siap mendukung penuh penyelesaian pembangunan Ponpes Al-Khoziny melalui koordinasi yang intensif dengan pemerintah pusat.
Menurutnya, keberadaan fasilitas pendidikan yang aman dan berkualitas akan meningkatkan kenyamanan proses belajar mengajar sekaligus memperkuat peran pondok pesantren sebagai pusat pendidikan karakter dan keagamaan.
“Kami mengapresiasi perhatian pemerintah pusat terhadap pembangunan Ponpes Al-Khoziny. Pemkab Sidoarjo akan terus bersinergi agar proyek ini selesai tepat waktu tanpa mengabaikan kualitas bangunan dan keselamatan,” ujar Subandi.
Melalui sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Sidoarjo, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny diharapkan segera rampung sehingga para santri dapat kembali menempati fasilitas yang lebih modern, aman, nyaman, dan layak.
Pemerintah berharap keberadaan sarana baru tersebut mampu mendukung peningkatan kualitas pendidikan pesantren sekaligus mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, dan siap berkontribusi bagi bangsa.(Hil)

