kawankitanews.web.id– Pembangunan Jembatan Perintis Garuda di Desa Nglembu, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali, menjadi simbol kuatnya sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa. Melalui semangat gotong royong,
anggota TNI dan warga bekerja bersama untuk mempercepat pembangunan jembatan yang diharapkan mampu meningkatkan akses transportasi dan perekonomian masyarakat.
Babinsa Koramil 10/Sambi Kodim 0724/Boyolali, Peltu Hendri Jamba, turun langsung membantu warga memasang baja sling jembatan, Kamis (28/5/2026).
Pekerjaan tersebut menjadi salah satu tahapan penting karena sling baja berfungsi sebagai penyangga utama yang menentukan kekuatan konstruksi jembatan.
Sejak pagi, warga dan anggota TNI bahu-membahu menyelesaikan pekerjaan dengan penuh semangat.
Mereka bekerja secara kompak untuk memastikan proses pembangunan berjalan lancar dan sesuai target yang telah ditetapkan.
Peltu Hendri Jamba mengatakan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan infrastruktur desa merupakan bagian dari komitmen untuk membantu mengatasi kesulitan masyarakat sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Menurutnya, keberadaan Jembatan Perintis Garuda akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Desa Nglembu. Jembatan tersebut nantinya akan mempermudah akses antar wilayah, memperlancar distribusi hasil pertanian, serta mendukung aktivitas pendidikan dan perekonomian warga.
“Kami hadir untuk membantu masyarakat dan mendukung pembangunan yang memberikan manfaat langsung bagi warga. Melalui gotong royong seperti ini, hubungan antara TNI dan masyarakat semakin erat,” ujarnya.
Warga Desa Nglembu menyambut baik pembangunan jembatan tersebut. Selama ini mereka menghadapi keterbatasan akses, terutama saat musim hujan ketika jalur penghubung menjadi sulit dilalui dan berisiko bagi pengguna.
Dengan hadirnya Jembatan Perintis Garuda, masyarakat berharap mobilitas warga menjadi lebih aman dan efisien. Para petani juga akan lebih mudah mengangkut hasil panen, sementara pelajar dan masyarakat umum dapat melakukan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman.
Pembangunan jembatan ini tidak hanya menghadirkan infrastruktur baru bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan kekuatan kolaborasi antara TNI dan warga dalam mewujudkan pembangunan yang bermanfaat. Semangat gotong royong yang terbangun selama proses pengerjaan menjadi cerminan nyata kebersamaan yang terus terjaga di tengah masyarakat.
Melalui sinergi tersebut, TNI dan masyarakat Boyolali membuktikan bahwa pembangunan desa dapat berjalan lebih cepat dan optimal ketika semua pihak bekerja bersama demi kepentingan dan kesejahteraan bersama.(Red)

