Mahasiswa Banjarbaru Soroti Advokasi Kebijakan Publik dalam Forum Diskusi FH UNISKA

Mahasiswa Banjarbaru berdiskusi dalam forum FH UNISKA MAB membahas advokasi kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat

kawankitanews.web.id — Mahasiswa dari berbagai organisasi di Banjarbaru menyoroti pentingnya penguatan advokasi kebijakan publik dalam forum Diskusi Hukum yang digelar Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari (UNISKA MAB), Senin (18/05/2026).

Kegiatan tersebut mengangkat tema “Advokasi Kebijakan Publik: Bergerak Bersama, Merangkul Semua, untuk Indonesia Sejahtera” dan menghadirkan mahasiswa lintas kampus serta organisasi sebagai peserta diskusi.

Panitia menghadirkan pemantik diskusi dari internal BEM FH UNISKA MAB, yakni Maulana Ahmad Al Kautsar selaku Kepala Departemen Hubungan Eksternal, serta Ahmad Zaini dari DEMA FASYA IAID. Sementara itu, Mustavida Huda memandu jalannya forum sebagai moderator.

Dalam diskusi, Maulana Ahmad Al Kautsar mendorong mahasiswa untuk aktif mengawal kebijakan publik agar tetap berpihak kepada kepentingan masyarakat. Ia menegaskan bahwa advokasi harus berjalan tidak hanya di ruang akademik, tetapi juga dalam aksi sosial yang nyata.

Ia juga mengajak mahasiswa membangun kolaborasi lintas organisasi untuk memperkuat gerakan advokasi. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa dapat membantu menciptakan kebijakan publik yang lebih transparan dan berpihak kepada rakyat.

Sementara itu, Ahmad Zaini menilai masih banyak kebijakan publik yang lahir secara formal namun belum sepenuhnya mencerminkan keadilan sosial. Ia menegaskan bahwa mahasiswa harus berperan sebagai kontrol sosial dalam mengawasi proses pembentukan kebijakan.

Ia juga menekankan bahwa advokasi kebijakan publik perlu mengedepankan nilai kemanusiaan serta memastikan setiap kebijakan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

Di sisi lain, Mustavida Huda menilai forum diskusi seperti ini mampu membentuk pola pikir kritis mahasiswa dalam melihat persoalan kebijakan publik. Ia menyebut diskusi harus menghasilkan gagasan yang mendorong perubahan sosial yang lebih baik.

Sepanjang kegiatan, para peserta aktif menyampaikan pandangan dan analisis terhadap berbagai isu kebijakan publik. Diskusi berlangsung interaktif dan mencerminkan semangat mahasiswa dalam mengawal demokrasi secara konstruktif.

Melalui forum ini, BEM FH UNISKA MAB berharap mahasiswa terus memperkuat peran sebagai agen perubahan dalam mengawal advokasi kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.(Kontributor Herman)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *