kawankitanews.web.id – Wakil Ketua DPRD Banjar dari Fraksi PPP, Ali Murthado menilai wacana pergantian unsur pimpinan DPRD Kabupaten Banjar merupakan hal yang biasa dalam dinamika organisasi politik.
Namun, ia menegaskan proses pergantian harus tetap mengikuti aturan dan mekanisme partai yang berlaku.
Tokoh yang akrab disapa Guru Ali itu menyampaikan pergantian pimpinan di DPRD tidak perlu disikapi secara berlebihan selama seluruh tahapan berjalan sesuai ketentuan organisasi dan peraturan perundang-undangan.
“Pergantian pimpinan DPRD itu biasa saja, tetapi tentunya harus sesuai aturan yang berlaku. Pergantian unsur pimpinan DPRD juga harus mendapat persetujuan dari DPP PPP,” ujarnya.
Pernyataan tersebut muncul di tengah isu perombakan unsur pimpinan DPRD Banjar dari Fraksi PPP dan Partai NASDEM yang belakangan ramai diperbincangkan masyarakat. Isu itu mencuat setelah terjadi perubahan kepengurusan partai di tingkat kabupaten.
Guru Ali menjelaskan proses pergantian di internal PPP saat ini masih menghadapi kendala administratif di tingkat pusat. Menurutnya, legalitas kepengurusan Dewan Pimpinan Pusat PPP masih menunggu Surat Keputusan dari Kementerian Hukum dan HAM sehingga berdampak pada penerbitan SK pergantian pimpinan di daerah.
Sementara itu, dinamika politik juga terjadi di tubuh Partai NASDEM. Posisi Wakil Ketua DPRD Banjar yang saat ini dijabat Akhmad Rizanie Anshari dikabarkan akan bergeser kepada Lauhul Mahfudz.
Spekulasi tersebut menguat usai pergantian kepemimpinan di DPD NASDEM Kabupaten Banjar. Jabatan Ketua DPD yang sebelumnya dipegang Akhmad Rizanie Anshari kini beralih kepada Saidi Mansyur.
Lauhul Mahfudz yang kini menjabat Sekretaris DPD NASDEM Kabupaten Banjar sekaligus Ketua Komisi II DPRD Banjar disebut menjadi kandidat kuat untuk menduduki kursi pimpinan DPRD dari Fraksi NASDEM.
Meski isu pergantian terus berkembang, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait rotasi jabatan pimpinan DPRD Banjar.
Publik pun masih menunggu kepastian sikap partai terkait arah perubahan unsur pimpinan legislatif di Kabupaten Banjar.( Herman Soetiad)

