Koperasi Merah Putih Boyolali Dapat Bantuan Truk Operasional, Distribusi Ekonomi Desa Dipercepat

kawankitanews.web.id  – Pemerintah mempercepat penguatan ekonomi desa dengan menyalurkan bantuan kendaraan operasional kepada Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kabupaten Boyolali.

Sebanyak 24 unit truk operasional tiba di Makodim 0724/Boyolali, Jalan Pandanaran, Desa Tegalmulyo, Kecamatan Mojosongo, Kabupaten Boyolali, pada (12/05/2026).

Kodim 0724/Boyolali menerima dan mengamankan seluruh armada tersebut sebelum mendistribusikannya kepada koperasi desa penerima.

Petugas kemudian menempatkan truk-truk itu di area Makodim untuk menjalani proses administrasi serta verifikasi data penerima secara bertahap.

Pasiter Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Nasoha, menjelaskan bahwa pihaknya menjalankan proses penyaluran secara terstruktur agar bantuan tepat sasaran dan sesuai ketentuan yang telah ditetapkan.

Ia menegaskan bahwa sebanyak 10 KDKMP telah menerima bantuan truk operasional, di antaranya KDKMP Desa Kiringan, Winong,

Penggung, Karanggeneng, Manggis, Karangnongko, Butuh, Sudimoro, Kragilan, dan Trayu.

Sementara itu, Kodim 0724/Boyolali masih menahan 14 unit truk lainnya untuk segera disalurkan kepada KDKMP di Desa Pelem, Seboto, Guwo, Sangge,

Singosari, Karanggatak, Karangkepoh, Wonosegoro, Guli, Bendungan, Dragan, Tambak, Klari, dan Ngaglik.

Kapten Inf Nasoha juga menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan total 53 unit truk operasional untuk mendukung seluruh koperasi desa dalam program Koperasi Merah Putih di Boyolali.

Pemerintah menjalankan program ini melalui kerja sama dengan PT Agrinas Pangan Nusantara

untuk memperkuat sistem distribusi hasil produksi desa dan meningkatkan efisiensi logistik koperasi.

Dengan adanya bantuan truk operasional ini, koperasi desa mendorong percepatan distribusi hasil pertanian dan produk lokal,

memperluas akses pasar, serta meningkatkan daya saing ekonomi masyarakat desa.

Pemerintah bersama TNI berharap Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih mampu mengoptimalkan fasilitas

ini untuk memperkuat ekonomi desa yang mandiri, produktif, dan berkelanjutan.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *