kawankitanews.web.id – Inspektorat Jenderal Angkatan Darat (Itjenad) menekankan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Kabupaten Wonogiri, Jawa Tengah.
Penegasan tersebut disampaikan saat tim Itjenad melakukan peninjauan langsung di Desa Sembukan, Kecamatan Sidoharjo, serta Desa Tambak Merang, Kecamatan Girimarto, Jumat (08/05/2026).
Kegiatan peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan internal TNI Angkatan Darat untuk memastikan pembangunan infrastruktur berjalan sesuai standar teknis, tepat sasaran, dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
Tim Itjenad yang dipimpin Kolonel Czi Bambang Iswandaru melakukan pemeriksaan terhadap kondisi fisik jembatan sekaligus mengevaluasi administrasi proyek.
Pemeriksaan meliputi dokumen pendukung, penggunaan anggaran, hingga progres pembangunan.
“Kelengkapan administrasi juga kita periksa dalam penggunaan anggaran untuk pembangunan Jembatan Gantung Garuda yang transparan dan akuntabel,” ujar Kolonel Czi Bambang.
Selain menyoroti aspek administrasi, tim Itjenad juga memastikan kualitas konstruksi jembatan tetap aman dan kokoh sesuai dengan perencanaan teknis.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus mampu memberikan dampak positif terhadap kehidupan masyarakat.
“Kita ingin memastikan fisik bangunan aman, kokoh, dan sesuai standar teknis sesudah digunakan,
serta yang terpenting jembatan ini memiliki dampak besar terhadap aspek sosial, ekonomi, dan pendidikan,” katanya.
Dalam kegiatan tersebut, tim Itjenad turut didampingi Komandan Kodim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan.
Ia menyebut koordinasi antara Itjenad dan satuan kewilayahan terus diperkuat agar pembangunan jembatan berjalan optimal.
“Koordinasi melekat terus kita laksanakan agar jembatan perintis Garuda ini benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi kesejahteraan masyarakat dan mendukung perekonomian setempat,” ujarnya.
Ia menjelaskan, keberadaan Jembatan Gantung Garuda diharapkan mampu meningkatkan aksesibilitas masyarakat di wilayah pedesaan, memperlancar distribusi hasil pertanian,
serta mendukung aktivitas pendidikan dan ekonomi warga.
Peninjauan tersebut menjadi bagian dari fungsi pengawasan Itjenad untuk mengevaluasi efektivitas pelaksanaan program pembangunan yang dilakukan satuan TNI AD di lapangan.
Dengan pengawasan yang ketat, pembangunan infrastruktur diharapkan berjalan transparan, tepat guna, dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat luas.(Red)

