10 Juni 2026

Etika Peliputan Jadi Fokus Pelatihan Kominfo Jatim

Peserta mengikuti pelatihan etika peliputan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur di Surabaya.
Peserta mengikuti pelatihan etika peliputan yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur di Surabaya.

kawankitanews.web.id — Dinas Komunikasi dan Informatika Provinsi Jawa Timur menempatkan etika peliputan sebagai fokus utama dalam pelatihan jurnalistik yang digelar di kantor dinas, Senin (4/5/2026). Kegiatan ini bertujuan memperkuat profesionalitas aparatur dalam menghasilkan konten yang akurat, berimbang, dan mencerminkan citra positif institusi.

Kepala Dinas Kominfo Jatim, Sherlita Ratna Dewi Agustin, menegaskan bahwa pesatnya arus informasi di era digital menuntut setiap aparatur lebih bijak dalam memproduksi dan menyebarkan konten. Ia meminta seluruh peserta menjadikan etika sebagai landasan utama dalam setiap aktivitas peliputan.

Menurutnya, kesalahan dalam penyajian informasi dapat berdampak luas terhadap persepsi publik. Karena itu, ia mendorong aparatur untuk menjaga akurasi, kredibilitas, serta tanggung jawab dalam setiap produk komunikasi yang dihasilkan.

Sherlita juga mengajak peserta memanfaatkan pelatihan ini sebagai ruang evaluasi dan pembelajaran bersama. Ia berharap diskusi yang berlangsung dapat meningkatkan kualitas peliputan di lapangan.

Sementara itu, Pimpinan Redaksi Beritajatim.com, Dwi Eko Lokononto, menegaskan bahwa etika merupakan fondasi utama dalam dunia jurnalistik maupun kehumasan. Ia mengingatkan pentingnya menjaga sikap, penampilan, dan cara berkomunikasi saat menjalankan tugas peliputan.

Ia menilai profesionalitas tidak hanya ditentukan oleh hasil karya, tetapi juga oleh proses kerja dan perilaku di lapangan. Oleh sebab itu, ia mendorong peserta untuk menjunjung tinggi etika demi menjaga kepercayaan publik.

Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan berbagai bidang di lingkungan Kominfo Jatim yang terlibat dalam peliputan dan produksi konten. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman peran sebagai representasi institusi, peningkatan kualitas peliputan, serta penguatan etika dan profesionalitas.

Melalui kegiatan ini, Kominfo Jatim berharap aparatur mampu menghasilkan konten yang informatif, profesional, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat di tengah derasnya arus informasi digital.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *