8 Agustus 2026

Vinanda Buka Muskerwil VI BAMAG Jatim, Dorong Kolaborasi Jaga Kerukunan Antarumat Beragama

Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Muskerwil VI BAMAG Jatim di Balai Kota Kediri.

kawankitanews.web.id– Wali Kota Kediri Vinanda Prameswati membuka Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) VI Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) Jawa Timur se-Eks Karesidenan Kediri di Ruang Joyoboyo, Balai Kota Kediri, Rabu (22/7/2026).

Dalam sambutannya, Vinanda mengajak seluruh keluarga besar BAMAG untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga kerukunan antarumat beragama. Ia menilai keberagaman merupakan anugerah yang harus dirawat bersama melalui komunikasi, sikap saling menghormati, dan semangat untuk membangun kehidupan masyarakat yang harmonis.

“Saya mengucapkan selamat datang dan selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Musyawarah Kerja Wilayah BAMAG se-Eks Karesidenan Kediri. Semoga forum ini menjadi ruang penuh hikmat untuk mempererat kebersamaan, memperkuat komitmen pelayanan, sekaligus merumuskan langkah-langkah terbaik bagi BAMAG ke depan,” ujar Vinanda.

Vinanda mengatakan kerukunan tidak muncul dengan sendirinya. Masyarakat perlu membangun kerukunan melalui komunikasi yang baik, saling menghargai perbedaan, serta menjaga semangat persaudaraan di tengah keberagaman.

Menurutnya, BAMAG memiliki peran penting dalam menjaga hubungan harmonis antarumat beragama. Organisasi tersebut tidak hanya menjadi wadah kebersamaan gereja-gereja, tetapi juga dapat menjadi jembatan persaudaraan, penguat nilai kemanusiaan, dan mitra pemerintah dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang damai.

Vinanda pun memberikan apresiasi kepada seluruh keluarga besar BAMAG atas berbagai kontribusi yang telah mereka berikan kepada masyarakat. Ia menilai pelayanan sosial, pembinaan umat, dan keterlibatan BAMAG dalam menjaga kerukunan menjadi bagian penting dalam membangun kehidupan sosial yang harmonis.

“Untuk itu, saya menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas dedikasi seluruh keluarga besar BAMAG. Berbagai pelayanan sosial, pembinaan umat, hingga keterlibatan dalam menjaga kerukunan antarumat beragama telah menjadi kontribusi nyata yang patut kita syukuri bersama,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Vinanda mengajak BAMAG dan seluruh elemen masyarakat memperkuat kolaborasi untuk menghadapi berbagai dinamika sosial. Ia menyoroti pentingnya membangun karakter generasi muda, meningkatkan kepedulian sosial, serta menjaga persatuan di tengah derasnya arus informasi dan perubahan sosial.

Ia berharap BAMAG terus mengembangkan organisasi yang adaptif dan mampu menghadirkan pelayanan yang menjawab kebutuhan masyarakat. Vinanda juga mendorong BAMAG untuk memperkuat toleransi dan memberikan teladan dalam membangun kehidupan yang rukun serta saling menghargai.

“Selamat bermusyawarah kepada seluruh peserta Muskerwil BAMAG se-Eks Karesidenan Kediri. Mari jadikan forum ini sebagai ruang untuk saling mendengarkan, saling menguatkan, dan menyatukan langkah,” pungkasnya.

Vinanda optimistis semangat persaudaraan yang terbangun dalam Muskerwil VI BAMAG dapat menghasilkan program kerja yang berkualitas. Ia berharap forum tersebut mampu memperkuat persaudaraan antargereja sekaligus meningkatkan kontribusi BAMAG dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di wilayah se-Eks Karesidenan Kediri.

Sementara itu, Ketua BAMAG Provinsi Jawa Timur Pendeta Daniel Sugianto mengapresiasi perhatian Pemerintah Kota Kediri terhadap pelayanan keagamaan, khususnya gereja-gereja. Ia menilai kehadiran pemerintah menunjukkan hubungan yang baik antara pemerintah dan umat beragama.

Daniel menjelaskan bahwa Muskerwil tidak hanya menjadi forum untuk menyusun program kerja. BAMAG juga memanfaatkan forum tersebut untuk mengevaluasi kegiatan, memperkuat organisasi, menyelaraskan visi, dan menentukan langkah bersama agar organisasi dapat memberikan manfaat nyata bagi gereja dan masyarakat.

“BAMAG adalah wadah kebersamaan gereja-gereja yang ada. Perbedaan tidak boleh menjadi penghalang, namun kita bisa bekerja sama dalam membangun Kota Kediri. Bersatu bukan berarti harus seragam, namun bersatu harus saling menghormati,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota Kediri Qowimuddin, Asisten Pemerintahan dan Kesra sekaligus Plt Kepala Bakesbangpol Syamsul Bahri, Anggota DPRD Bambang Giantoro, Kepala Bagian Kesra Yono Heryadi, Ketua Korwil BAMAG Eks Karesidenan Kediri Pendeta Yosia Prasetyanto, Ketua BAMAG Kota Kediri Filipus Suwarno, Ketua FKUB Moh. Salim, serta sejumlah tamu undangan lainnya.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *