8 Agustus 2026

Program Jembatan Merah Putih Boyolali Wujudkan Impian Warga Gumukrejo Miliki Jembatan Beton

Keterangan foto: Personel Kodim 0724/Boyolali bersama warga bergotong royong membangun Jembatan Merah Putih di Dukuh Gumukrejo, Desa Keyongan, Nogosari.

kawankitanews.web.id – Impian warga Dukuh Gumukrejo, Desa Keyongan, Kecamatan Nogosari, Kabupaten Boyolali, untuk memiliki jembatan yang aman dan layak akhirnya terwujud. Melalui Program Jembatan Merah Putih, pemerintah bersama Kodim 0724/Boyolali membangun jembatan beton yang menggantikan sasak bambu yang selama bertahun-tahun menjadi akses utama masyarakat.

Pembangunan jembatan dimulai pada Kamis (30/7/2026). Kehadiran infrastruktur baru tersebut diharapkan mampu meningkatkan keselamatan pengguna jalan, memperlancar mobilitas warga, serta memperkuat konektivitas antarwilayah di Kecamatan Nogosari.

Selama ini, warga mengandalkan sasak bambu untuk menyeberangi sungai yang menghubungkan Dukuh Gumukrejo dengan wilayah sekitarnya. Kondisi jembatan yang sempit dan berbahan bambu sering menimbulkan kekhawatiran, terutama saat debit air sungai meningkat pada musim hujan.

Melalui Program Jembatan Merah Putih, jembatan lama kini digantikan dengan konstruksi beton yang lebih kokoh, lebih lebar, dan memiliki daya tahan lebih baik. Pembangunan tersebut menjadi solusi jangka panjang bagi kebutuhan transportasi masyarakat.

Personel Kodim 0724/Boyolali bersama warga turut bergotong royong dalam proses pembangunan. Mereka bekerja sama menyiapkan material dan melaksanakan berbagai tahapan pekerjaan sebagai wujud sinergi antara TNI dan masyarakat dalam mendukung pembangunan desa.

Salah seorang warga Dukuh Gumukrejo, Widodo, mengaku bersyukur karena harapan masyarakat yang telah disampaikan sejak lama akhirnya mendapat perhatian pemerintah.

“Selama ini kami hanya memiliki sasak bambu yang sempit. Kini melalui Program Jembatan Merah Putih, kami akan memiliki jembatan beton yang lebih kuat dan aman. Kami sangat bersyukur dan mengucapkan terima kasih karena impian warga akhirnya terwujud,” katanya.

Menurut Widodo, keberadaan jembatan beton akan mempermudah aktivitas masyarakat, mulai dari mengangkut hasil pertanian, menuju sekolah, hingga mengakses berbagai layanan publik. Infrastruktur tersebut juga diyakini akan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat karena distribusi barang dan hasil panen menjadi lebih cepat dan efisien.

Kodim 0724/Boyolali menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam pembangunan merupakan bentuk dukungan terhadap program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penyediaan infrastruktur yang berkualitas.

Dengan hadirnya Jembatan Merah Putih di Dukuh Gumukrejo, warga kini memiliki akses yang lebih aman dan nyaman. Pembangunan tersebut menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah, TNI, dan masyarakat dalam menghadirkan fasilitas publik yang memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan desa dan peningkatan kesejahteraan warga Boyolali.(Red)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *