Polsek Medan Baru Raih Apresiasi Usai Ungkap Sejumlah Kasus Curat dan Curanmor

Kapolsek Medan Baru menerima apresiasi atas keberhasilan mengungkap kasus curat dan curanmor di wilayah hukum Kota Medan.

kawankitanews.web.id – Polsek Medan Baru meraih apresiasi dari jajaran Polrestabes Medan setelah berhasil mengungkap sejumlah kasus pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) dalam operasi penindakan kejahatan jalanan di Kota Medan.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Kapolrestabes Medan, Jean Calvijn Simanjuntak, saat konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan, perjudian, premanisme, dan narkoba di Mapolrestabes Medan, Selasa (19/5).

Dalam keterangannya, Kapolrestabes menyebut Polsek Medan Baru menjadi salah satu polsek jajaran yang aktif dan menonjol dalam pengungkapan kasus kejahatan konvensional, khususnya curat dan curanmor.

“Polsek Medan Baru aktif mengungkap tujuh kasus curat dengan delapan tersangka dan dua kasus curanmor dengan dua tersangka,” ujar Jean Calvijn Simanjuntak di hadapan awak media.

Keberhasilan tersebut tidak terlepas dari kerja cepat jajaran Reskrim Polsek Medan Baru di bawah kepemimpinan Kapolsek Bambang Gunanti Hutabarat dalam merespons laporan masyarakat dan melakukan pengembangan kasus di lapangan.

Selain mengungkap kasus pencurian, Polrestabes Medan juga melakukan tindakan tegas terukur terhadap 21 tersangka pelaku kejahatan yang dinilai membahayakan keselamatan masyarakat dan petugas.

Selama periode 4 hingga 18 Mei 2026, Polrestabes Medan berhasil mengungkap 143 kasus tindak pidana dengan total 178 tersangka diamankan. Dari jumlah tersebut, sebanyak 20 tersangka diketahui merupakan residivis.

Kapolrestabes merinci, pengungkapan tersebut terdiri dari 47 kasus kejahatan jalanan dengan 67 tersangka, dua kasus perjudian dengan enam tersangka, serta 86 kasus narkoba dengan 100 tersangka yang berhasil diamankan.

Dalam operasi pemberantasan narkoba, polisi juga memusnahkan empat lokasi barak narkoba di kawasan Sunggal, Medan Selayang, dan Medan Area. Polisi turut mengungkap kasus peredaran pod vape mengandung narkoba dan dugaan home industry liquid vape narkotika yang melibatkan warga negara asing.

Menurut Jean Calvijn Simanjuntak, upaya pemberantasan kejahatan yang dilakukan secara intensif mulai menunjukkan hasil positif. Angka kriminalitas di Kota Medan pada 100 hari kerja tahap pertama mengalami penurunan sebesar 14 persen dan kembali turun sekitar 16 persen pada tahap kedua.

Sementara itu, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi langkah cepat aparat kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Medan akan terus mendukung penguatan keamanan lingkungan melalui Poskamling dan Siskamling agar masyarakat merasa aman dan nyaman dalam beraktivitas.

“Kami ingin masyarakat ikut menjaga lingkungan dan segera melapor jika menemukan tindak kejahatan. Pemerintah bersama aparat akan terus hadir memberikan pelayanan terbaik,” kata Rico Waas.(Kontributor Rizky)

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *