kawanindonesia.web.id – Musim kemarau yang mulai melanda sejumlah wilayah tidak menyurutkan semangat para petani di Dukuh Krikilan, Desa Blagung, Kecamatan Simo, Kabupaten Boyolali, untuk tetap mengelola lahan pertanian mereka.
Guna memastikan kegiatan pertanian berjalan lancar, Babinsa Koramil 12/Simo Kodim 0724/Boyolali, Serka Budi Utomo, turun langsung ke area persawahan dan berdialog dengan para petani, Jumat (5/6/2026).
Melalui kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos), Serka Budi Utomo memantau kondisi lahan pertanian sekaligus mendengarkan berbagai masukan dan kendala yang dihadapi petani menjelang pelaksanaan Musim Tanam (MT) III.
Kehadiran Babinsa di tengah para petani mendapat sambutan positif. Selain memberikan motivasi,
kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan kesiapan sektor pertanian dalam menghadapi tantangan musim kemarau.
Dalam dialog yang berlangsung di area persawahan, para petani menyampaikan bahwa kondisi ketersediaan air masih cukup aman.
Mereka memanfaatkan sumur bor yang telah tersedia untuk memenuhi kebutuhan irigasi sehingga lahan pertanian tetap dapat ditanami meskipun curah hujan mulai berkurang.
Serka Budi Utomo mengatakan keberadaan sumur bor menjadi solusi penting dalam menjaga produktivitas pertanian selama musim kemarau.
Menurutnya, dukungan sarana irigasi yang memadai dapat membantu petani mempertahankan hasil produksi sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
“Alhamdulillah, berdasarkan hasil komunikasi dengan para petani, ketersediaan air masih mencukupi untuk kebutuhan pertanian.
Sumur bor yang ada sangat membantu petani menghadapi musim kemarau sehingga kegiatan tanam tetap dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Selain memantau kondisi pertanian, Serka Budi Utomo juga mengajak para petani untuk terus menjaga semangat dan kekompakan dalam mengelola lahan.
Ia menegaskan bahwa kerja sama yang baik antarpetani sangat diperlukan, terutama dalam pengelolaan sumber air agar dapat dimanfaatkan secara merata.
Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan bagi masyarakat.
Karena itu, seluruh pihak perlu mendukung upaya petani agar tetap produktif meskipun menghadapi berbagai tantangan cuaca.
“Petani merupakan ujung tombak ketahanan pangan. Kami berharap para petani tetap semangat dan terus menjaga kebersamaan agar setiap kendala yang muncul dapat diatasi bersama,” katanya.
Para petani mengaku senang dengan perhatian yang diberikan Babinsa.
Mereka merasa lebih termotivasi karena aparat teritorial tidak hanya memantau kondisi wilayah,
tetapi juga aktif mendampingi masyarakat dalam berbagai kegiatan, termasuk di sektor pertanian.
Kegiatan Komsos yang dilakukan Serka Budi Utomo merupakan bagian dari pembinaan teritorial sekaligus bentuk dukungan TNI terhadap program pemerintah di bidang ketahanan pangan.
Melalui komunikasi yang intensif, Babinsa dapat mengetahui kondisi riil di lapangan dan membantu mencarikan solusi atas berbagai permasalahan yang dihadapi petani.
Dengan kondisi irigasi yang masih terjaga dan semangat petani yang tetap tinggi, pelaksanaan Musim Tanam III di Desa Blagung
“diharapkan berjalan lancar dan mampu menghasilkan panen yang optimal meskipun berada di tengah musim kemarau.(Red)

